Menteri PPPA Jamin Bantuan Khusus Pengungsi Gempa NTT Segera Terpenuhi

Menteri PPPA Arifah Fauzi meninjau pengungsi gempa di Manggarai, NTT, dan memastikan penyaluran bantuan logistik untuk balita, ibu hamil, serta lansia terus dioptimalkan.

Elara | MataMata.com
Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:15 WIB
Menteri PPPA Jamin Bantuan Khusus Pengungsi Gempa NTT Segera Terpenuhi

Menteri PPPA Jamin Bantuan Khusus Pengungsi Gempa NTT Segera Terpenuhi

matamata.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menjamin kebutuhan masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) akan terpenuhi secara bertahap. Pemerintah terus berupaya mengoptimalkan penyaluran bantuan, terutama bagi kelompok rentan.

"Kami membawa popok bayi dan dewasa, bubur bayi, serta susu. Namun, belum semua bantuan bisa diangkut sekaligus karena kendala transportasi. Sebagian logistik masih tertahan di Bandara Halim Perdanakusuma," ujar Arifah saat menemui pengungsi di Posko SD Inpres Konggang, Kelurahan Waso, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, NTT, Rabu (26/8/2026).

Arifah meminta masyarakat bersabar mengingat keterbatasan moda transportasi di lapangan. Ia memastikan armada udara milik TNI disiagakan penuh untuk mendistribusikan logistik.

"Pesawat-pesawat Hercules terus bergerak menyalurkan bantuan untuk masyarakat NTT. Kami berupaya agar distribusi bantuan bisa merata hingga ke daerah-daerah," kata Arifah.

Ia menekankan bahwa penanganan pascabencana membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Oleh karena itu, KemenPPPA menggandeng sejumlah organisasi mitra untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan pengungsi.

"Kami menghadirkan mitra-mitra di sini agar mereka melihat langsung kondisi lapangan. Jika ada kebutuhan yang kurang, mereka siap menambah bantuan," tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Posko Pengungsi Konggang, Ferdinandus Radin, mengungkapkan bahwa para pengungsi sangat membutuhkan barang-barang spesifik untuk kelompok rentan, seperti pampers, susu, kebutuhan ibu hamil, serta ibu menyusui.

Berdasarkan data posko setempat, Posko Pengungsi SD Inpres Konggang menampung 98 kepala keluarga dengan total 380 jiwa. Jumlah tersebut mencakup 4 ibu hamil, 2 bayi, 37 balita, 3 penyandang disabilitas, dan 28 lansia. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menaker Yassierli menegaskan pentingnya penguatan keterampilan era AI dan pelindungan pekerja migran dalam Pertemuan Men...

news | 09:47 WIB

PBNU menyiapkan lebih dari 100 CCTV dan command center untuk mengawal Muktamar Ke-35 NU di Jombang agar berjalan transpa...

news | 08:15 WIB

BUMN dan investor Mandalika salurkan bantuan Rp2 miliar dan logistik untuk warga terdampak kebakaran di Kampung Adat Sad...

news | 07:15 WIB

Kemenhut siapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menekan karhutla di Jambi yang masuk 6 besar titik panas nasional....

news | 14:30 WIB

KPK memeriksa saksi swasta berinisial SYI untuk mendalami aliran uang suap restitusi PPN di KPP Madya Banjarmasin. Simak...

news | 12:18 WIB