Menhan Sjafrie Buka Peluang Prajurit TNI Menimba Ilmu Militer di China

Kemhan RI dan China sepakat memperkuat kerja sama militer. Menhan Sjafrie Sjamsoeddin bakal kirim perwira hingga tamtama TNI sekolah ke China.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 21 Agustus 2026 | 12:40 WIB
Menhan Sjafrie Buka Peluang Prajurit TNI Menimba Ilmu Militer di China

Menhan Sjafrie Buka Peluang Prajurit TNI Menimba Ilmu Militer di China

matamata.com - Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan bakal mengirim personel TNI dari tingkat perwira, bintara, hingga tamtama untuk mengikuti pendidikan militer di China.

Peluang tersebut terbuka usai Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI dan Kemhan China sepakat mempererat kerja sama pertahanan. Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan antara Sjafrie dan Menhan China Laksamana Dong Jun di Gedung Kemhan RI, Jakarta, Jumat (21/8/2026).

"Kita akan tingkatkan latihan bersama, sekolah, dan pertukaran prajurit TNI. Tidak hanya pada tingkat perwira, tetapi juga bintara dan tamtama dalam kaitan latihan bersama," ujar Sjafrie.

Sjafrie menjelaskan, kerja sama ini berdampak positif terhadap peningkatan kualitas prajurit sekaligus mempererat hubungan bilateral kedua negara.

Selain pendidikan, Kemhan RI dan China sepakat memperluas kolaborasi pada pengembangan industri pertahanan serta penyelenggaraan latihan militer bersama.

"Kami juga mengundang Angkatan Bersenjata Tiongkok untuk ikut serta dalam latihan bersama seperti Heping Garuda. Ini bentuk konkret hubungan antara TNI dan Angkatan Bersenjata Republik Rakyat Tiongkok," kata Sjafrie.

Sjafrie berharap berbagai program strategis ini makin memperkuat hubungan diplomatik dan pertahanan Indonesia-China yang telah terjalin erat.

"Hubungan Indonesia dan Tiongkok berlangsung sangat akrab. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama ini," pungkasnya. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah mempertanyakan tuduhan pemerasan Rp55 miliar dan dakwaan TPPU Rp354,62 miliar saat memba...

news | 16:00 WIB

Kemenko Polkam menegaskan pemerintah Indonesia tidak menolak bantuan Malaysia untuk penanganan karhutla, melainkan masih...

news | 15:15 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan menargetkan 8.000 KDKMP terisi bahan pokok dan sarana operasional pada akhir Oktober 2026 un...

news | 13:30 WIB

Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar meminta Kemenkeu memperbesar anggaran pemberdayaan masyarakat untuk meng...

news | 15:00 WIB

Pendiri Martha Tilaar Group, Dr. (HC) Martha Tilaar, meninggal dunia di usia 89 tahun pada Rabu (14/10/2026). Simak riwa...

news | 14:25 WIB