Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru, Pemerintah Jamin Makan Bergizi Gratis Jalan Terus
matamata.com - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari, memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap menjadi program prioritas nasional. Komitmen ini tidak akan bergeser meskipun terjadi pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN).
Seperti diketahui, jabatan Kepala BGN kini beralih dari Nanik Sudaryati Deyang kepada Sudaryono.
"Pergantian pimpinan di BGN sama sekali tidak menggeser, apalagi menyurutkan komitmen utama pemerintah. Program MBG tetap dan akan terus menjadi investasi terbaik kita untuk menjemput cita-cita besar Indonesia Emas 2045," kata Qodari dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Qodari menjelaskan, pemerintah menghormati keputusan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri dari jabatan Kepala BGN karena alasan kesehatan. Pemerintah juga mengapresiasi kontribusi besar Nanik dalam memperkuat tata kelola program MBG selama menjabat.
Di bawah kepemimpinan Nanik, BGN berhasil mempercepat pembenahan tata kelola program MBG melalui 11 langkah reformasi. Capaian tersebut di antaranya meliputi evaluasi terhadap hampir 28.000 Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG), klasifikasi 3.000 dapur berdasarkan standar kualitas dan keamanan pangan, serta penataan ekspansi dapur dengan memprioritaskan wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
Kini, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan mandat kepada mantan Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, sebagai Kepala BGN yang baru untuk melanjutkan penguatan program tersebut.
Menurut Qodari, pergantian kepemimpinan ini mencerminkan komitmen Presiden untuk menghadirkan manajemen yang mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor sekaligus mempercepat penyelesaian persoalan di lapangan.
"Pergantian ini adalah upaya bersama untuk terus menyempurnakan program MBG agar BGN tampil semakin lincah, dapat diandalkan, dan selalu cepat tanggap terhadap apa yang terjadi di tengah masyarakat," ujarnya.
Di bawah kepemimpinan Sudaryono, pemerintah akan memusatkan perhatian pada tiga hal utama: peningkatan kualitas layanan, penguatan standar keamanan pangan, serta percepatan tindak lanjut atas setiap laporan dan temuan dari masyarakat.
Pemerintah optimistis penyempurnaan yang dilakukan secara bertahap akan membuat pelaksanaan program MBG semakin efektif dan tepat sasaran.
"Dengan terus belajar, terbuka terhadap evaluasi, dan mau memperbaiki diri, kami optimistis program ini akan membawa senyum bagi generasi penerus bangsa. Mari kita kawal bersama pelaksanaan program MBG ini," pungkas Qodari. (Antara)