Pupuk Indonesia Sediakan 6 Mobil Uji Tanah Gratis di Sumatera demi Ketahanan Pangan

PT Pupuk Indonesia sediakan 6 Mobil Uji Tanah gratis di Sumatera. Bantu petani hemat pupuk hingga 30% dan tingkatkan hasil panen secara berkelanjutan.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:10 WIB
Penampakan Mobil Uji Tanah (MUT) .PT Pupuk Indonesia melalui Departemen Pendukung Penjualan Regional 1, dengan cakupan wilayah kerja di Pulau Sumatera menyediakan enam unit Mobil Uji Tanah (MUT) gratis untuk mendukung program ketahanan pangan nasional di setiap daerah.  ANTARA/HO-Pupuk Indonesia

Penampakan Mobil Uji Tanah (MUT) .PT Pupuk Indonesia melalui Departemen Pendukung Penjualan Regional 1, dengan cakupan wilayah kerja di Pulau Sumatera menyediakan enam unit Mobil Uji Tanah (MUT) gratis untuk mendukung program ketahanan pangan nasional di setiap daerah. ANTARA/HO-Pupuk Indonesia

Matamata.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui Departemen Pendukung Penjualan Regional 1 menyediakan enam unit Mobil Uji Tanah (MUT) secara gratis. Fasilitas ini dihadirkan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional di seluruh wilayah Pulau Sumatera.

"Pupuk Indonesia Regional 1 saat ini menyediakan 6 unit Mobil Uji Tanah gratis dan 12 personel agronomis yang andal. Mereka bertugas melakukan sosialisasi, edukasi, serta memberikan layanan uji tanah gratis guna menentukan komposisi pemupukan yang tepat bagi petani," ujar Senior Manager Pendukung Penjualan Regional 1 PT Pupuk Indonesia, Benny Farlo, di Medan, Sabtu (20/6/2026).

Benny menjelaskan, keberadaan mobil uji tanah ini akan sangat membantu petani untuk mengetahui kondisi riil lahan mereka. Uji tanah merupakan faktor krusial untuk mendeteksi unsur hara, sehingga menjadi acuan utama dalam mewujudkan pertanian yang berkelanjutan.

“Dengan mengetahui kondisi lahan, petani bisa menghemat pupuk, meningkatkan hasil panen, dan menjaga kesehatan tanah dalam jangka panjang," katanya.

Menurut Benny, langkah ini sejalan dengan panduan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO). FAO menyebutkan bahwa pengelolaan kesuburan tanah berbasis uji laboratorium dapat meningkatkan efisiensi pemupukan hingga 20–30 persen, sekaligus menekan risiko kerusakan atau degradasi lahan.

Melalui program ini, petani diharapkan mendapat pemahaman baru bahwa tanah memiliki batas kesuburan dan memerlukan perawatan intensif agar tetap produktif, bukan sekadar menerima lembar rekomendasi teknis.

Lebih lanjut, Benny menambahkan bahwa selain layanan uji tanah gratis, Pupuk Indonesia berkomitmen memastikan distribusi aneka jenis pupuk berkualitas dan tepercaya demi mendongkrak produktivitas pertanian nasional.

"Mari bersama Pupuk Indonesia wujudkan Indonesia yang lebih makmur dengan memanfaatkan sarana Mobil Uji Tanah gratis ini," pungkas Benny. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

DPP PDIP Said Abdullah menegaskan posisi politik PDIP sebagai penyeimbang objektif untuk pemerintahan Presiden Prabowo S...

news | 12:15 WIB

Simak susunan pemain resmi Turki vs Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026. Turki andalkan Arda Guler dan Kenan Yildiz seja...

news | 10:30 WIB

KPK tegaskan tak akan duplikasi pengusutan kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasiona...

news | 07:15 WIB

Roy Suryo dan Dokter Tifa terpaksa menjalani rawat inap di RS Polri Kramat Jati usai ditangkap Polda Metro Jaya pada Jum...

news | 06:00 WIB

Pemerintah mempercepat Program BSPS (bedah rumah) dengan target 400 ribu unit di 2026. Simak strategi Menteri PKP Maruar...

news | 14:53 WIB

Produk kopi Indonesia sukses meraup potensi transaksi hingga Rp66 miliar di ajang World of Coffee Bangkok 2026. Pasar Th...

news | 13:42 WIB

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menegaskan pemerintah berkomitmen mempercepat RUU Perampasan Aset, namun kini keputus...

news | 13:37 WIB

Wakil Presiden Gibran Rakabuming tiba di Gorontalo untuk membuka PENAS XVII 2026 dan meninjau PSN Bendungan Bulango Ulu ...

news | 12:00 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Depok selama libur sekolah 2...

news | 11:15 WIB

Mantan Kepala BIN A.M. Hendropriyono meminta masyarakat waspada terhadap hoaks dan adu domba. Ia juga membantah terlibat...

news | 10:15 WIB