Mendagri Sebut Pembangunan Huntara Pascabencana Sumatera Capai 97 Persen

Mendagri Tito Karnavian menyebut pemulihan pascabencana Sumatera berjalan positif, dengan pembangunan huntara mencapai 97 persen dan tenda pengungsian mulai kosong.

Elara | MataMata.com
Kamis, 18 Juni 2026 | 16:32 WIB
Mendagri Sebut Pembangunan Huntara Pascabencana Sumatera Capai 97 Persen

Mendagri Sebut Pembangunan Huntara Pascabencana Sumatera Capai 97 Persen

matamata.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan proses pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera berjalan positif. Saat ini, pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak telah mencapai 97 persen.

"Beberapa hal yang positif, termasuk juga huntara 97 persen sudah dibangun, kemarin saya pengecekan terakhir,” ujar Tito Karnavian di Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Tito yang juga menjabat Kepala Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera menjelaskan, progres signifikan ini terlihat dari berbagai indikator. Mulai dari sektor pemerintahan, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, hingga penyediaan hunian.

Di sektor pemerintahan, operasional di Kabupaten Aceh Tamiang yang sempat lumpuh akibat material lumpur kini sudah kembali normal. Saat ini, pemerintah tinggal menyelesaikan perbaikan beberapa kantor desa yang mengalami kerusakan berat.

Pemulihan di sektor kesehatan dan pendidikan juga menunjukkan angka memuaskan. Tito menyebut seluruh rumah sakit di tiga provinsi terdampak sudah beroperasi 100 persen, diikuti mayoritas puskesmas yang kembali melayani warga.

“Kami mengapresiasi Menteri Kesehatan bekerja sangat cepat,” lanjut Tito.

Sementara di bidang pendidikan, proses belajar mengajar telah kembali berjalan penuh. Dari total 4.922 sekolah terdampak, sebagian besar sudah diperbaiki. Meski demikian, Tito mengakui masih ada puluhan sekolah yang terpaksa menumpang atau menggunakan fasilitas darurat akibat gedungnya hanyut atau rusak berat.

“Ada yang menumpang di sekolah lain, jumlahnya kira-kira 34 sekolah, terutama di Aceh. Artinya masih ada yang harus kita kerjakan, termasuk yang di tenda,” jelasnya.

Untuk aksesibilitas, jalan dan jembatan nasional dilaporkan telah fungsional 100 persen. Kendala justru tersisa pada infrastruktur milik pemerintah daerah (pemda), yang beberapa di antaranya kembali rusak akibat curah hujan tinggi di wilayah pegunungan Sumatera.

Kendati demikian, layanan dasar masyarakat terus membaik. Seluruh SPBU dan pasokan listrik hampir pulih sepenuhnya, menyisakan beberapa desa yang akses jalannya masih terputus. Untuk wilayah terisolasi tersebut, pemerintah telah mendistribusikan genset dan layanan internet berbasis satelit.

Baca Juga: Wapres Gibran Tinjau Makan Bergizi Gratis di Ende, Soroti Makanan Dingin dan Kelas Gelap

Tito menegaskan, salah satu capaian krusial adalah pengosongan tenda pengungsian. Di Sumatera Barat, warga sudah tidak ada lagi yang tinggal di tenda sejak dua bulan lalu. Kondisi serupa terjadi di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, yang sempat kembali mendirikan tenda akibat banjir susulan, namun kini sudah tertangani.

Ke depan, pemerintah akan menggeser fokus pada percepatan rehabilitasi infrastruktur permanen, khususnya jalan dan jembatan daerah yang belum tersentuh.

“Jadi prioritas kita ke depan yang paling utama adalah mempermanenkan infrastruktur, jalan dan jembatan daerah yang belum tersentuh. Itu harus dikerjakan, entah oleh Pemda atau diambil alih oleh pusat," pungkas Tito. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

PT Transjakarta bersama Dishub DKI merampungkan penataan separator Koridor 9 demi menekan angka kecelakaan dan menjaga k...

news | 14:30 WIB

Komnas Perempuan mendesak Kementerian Keuangan meninjau PPN produk menstruasi. Pajak pembalut dinilai menambah beban eko...

news | 14:00 WIB

PM Malaysia Anwar Ibrahim menyebut keberadaan intelijen Israel di negara tetangga dan serangan siber hibrida sebagai pot...

news | 13:45 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengendalikan produksi batu bara nasional lewat RKAB demi kerek harga global dan mendongkr...

news | 12:30 WIB

Partai Gerindra menegaskan tidak mengintervensi kasus penyalahgunaan narkoba yang menjerat tiga anggota DPRD di Jawa Tim...

news | 12:15 WIB