Menkeu Purbaya Kantongi Komitmen Pendanaan 17 Miliar Dolar AS dari AIIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa sukses mengamankan pendanaan 17 miliar dolar AS dari AIIB untuk pembangunan 2025-2029. AIIB juga berencana buka kantor di Jakarta.

Elara | MataMata.com
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:15 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengamankan pendanaan senilai 17 miliar dolar AS dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) dalam kunjungan kerja di Beijing, China, Rabu (17/6). (ANTARA/HO-Kementerian Keuangan)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengamankan pendanaan senilai 17 miliar dolar AS dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) dalam kunjungan kerja di Beijing, China, Rabu (17/6). (ANTARA/HO-Kementerian Keuangan)

Matamata.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berhasil mengamankan komitmen pendanaan senilai 17 miliar dolar AS (sekitar Rp272 triliun) dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB). Dana tersebut dialokasikan untuk menyokong proyek pembangunan nasional sepanjang periode 2025–2029.

Kesepakatan ini menjadi salah satu capaian utama dalam pertemuan bilateral antara Menkeu RI dan jajaran pimpinan AIIB di Beijing, China.

“Itu merupakan kontribusi yang sangat besar bagi pembiayaan proyek-proyek pembangunan di Indonesia,” ujar Purbaya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/6).

Purbaya menjelaskan, pendanaan ini masuk dalam skema Multi-Year Rolling Pipeline yang dibahas bersama AIIB. Meski sebagian program telah dirancang sebelumnya, Pemerintah Indonesia sukses memastikan keberlanjutan komitmen lembaga multilateral tersebut demi menjaga agenda pembangunan nasional ke depan.

Selain sokongan dana, Indonesia juga mendapat lampu hijau terkait rencana ekspansi AIIB. Lembaga tersebut berminat membuka kantor perwakilan di Jakarta guna memperkuat kerja sama dan mempercepat koordinasi pelaksanaan proyek di lapangan.

“AIIB berminat membangun semacam kantor cabang di Jakarta. Kita tentu menyambut baik dan saya berharap pada Juni tahun depan kantornya sudah berdiri,” kata Purbaya.

Lebih lanjut, Bendahara Negara ini menegaskan bahwa AIIB menaruh kepercayaan tinggi terhadap kredibilitas fiskal Indonesia. Pihak AIIB sama sekali tidak mengkhawatirkan pengelolaan keuangan maupun prospek perekonomian domestik ke depan.

“Mereka yakin dengan kredibilitas dan kreativitas fiskal kita,” imbuhnya.

Sebagai informasi, pertemuan dengan AIIB ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Menkeu Purbaya di Beijing. Selain bertemu jajaran AIIB, Menkeu juga dijadwalkan melangsungkan pertemuan dengan investor global dan otoritas keuangan China untuk memperkuat stabilitas ekonomi nasional. (Antara)

Baca Juga: Wapres Gibran Boyong Lima Mahasiswa Kunker Maraton ke NTT hingga Papua

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau program Makan Bergizi Gratis di SMPN 1 Ndona, Ende, NTT. Wapres menyoroti makanan...

news | 12:24 WIB

Mendag Budi Santoso memastikan HET Minyakita tetap Rp15.700 per liter. Pemerintah kini fokus genjot distribusi ke pasar ...

news | 11:00 WIB

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno meminta Kementerian ESDM mengevaluasi pagu anggaran 2027. Anggaran EBT senilai Rp1,5 trili...

news | 10:30 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka mengajak lima mahasiswa dalam kunjungan kerja maraton ke NTT, Gorontalo, hingga Papua untu...

news | 08:15 WIB

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyentil mentalitas birokrasi yang sengaja mempersulit pelayanan publik demi melanggengkan pr...

news | 07:15 WIB

Menteri PPPA Arifah Fauzi mengajukan tambahan anggaran KemenPPPA tahun 2027 sebesar Rp392 miliar ke DPR demi mengoptimal...

news | 06:00 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka berkomitmen perbaiki tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Mera...

news | 19:17 WIB

Kementan targetkan RI swasembada bawang putih dalam 3-4 tahun ke depan. Simak strategi Wamentan Sudaryono mulai dari ske...

news | 19:14 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai menilai kajian Komnas HAM terkait risiko pelanggaran HAM di program Makan Bergizi Gratis (MBG...

news | 19:07 WIB

Kementerian UMKM tegaskan pentingnya kepemilikan NIB bagi pelaku usaha untuk akses pembiayaan dan program pemerintah. Si...

news | 19:04 WIB