Menteri Arifah Fauzi Ajukan Tambahan Anggaran KemenPPPA Rp392 Miliar untuk 2027

Menteri PPPA Arifah Fauzi mengajukan tambahan anggaran KemenPPPA tahun 2027 sebesar Rp392 miliar ke DPR demi mengoptimalkan perlindungan perempuan dan anak.

Elara | MataMata.com
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Rabu (17/6/2026). ANTARA/Anita Permata Dewi

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Rabu (17/6/2026). ANTARA/Anita Permata Dewi

Matamata.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mengajukan usulan tambahan anggaran sebesar Rp392,496 miliar untuk tahun anggaran 2027. Langkah ini diambil guna memastikan program prioritas perlindungan perempuan dan anak di pusat maupun daerah dapat berjalan optimal.

"Kami mengajukan usulan tambahan anggaran 2027, dari yang semula pagu indikatifnya Rp187 miliar menjadi total Rp392,496 miliar," ujar Menteri PPPA, Arifah Fauzi, dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Arifah menjelaskan, usulan penambahan anggaran tersebut akan dialokasikan untuk dua fokus utama. Pertama, program kesetaraan gender serta perlindungan perempuan dan anak sebesar Rp336,311 miliar. Kedua, program dukungan manajemen internal kelembagaan sebesar Rp56,185 miliar.

Secara rinci, anggaran tersebut mencakup penguatan pemenuhan hak anak, perlindungan khusus anak, perlindungan hak perempuan, hingga penguatan pengawasan melalui Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Selain anggaran internal, KemenPPPA juga memperjuangkan kenaikan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik Perlindungan Perempuan dan Anak untuk daerah. KemenPPPA mengusulkan tambahan sebesar Rp94,801 miliar dari alokasi awal yang sebesar Rp118 miliar.

Tambahan DAK Non-Fisik ini bertujuan untuk memperluas jangkauan layanan di daerah, khususnya bagi wilayah yang telah membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA).

"Kami ingin memastikan seluruh UPTD PPA yang ada di daerah bisa mendapatkan Dana Alokasi Khusus Non-Fisik ini karena belum semuanya terakomodasi," kata Arifah.

Menurut Arifah, tambahan anggaran ini sangat krusial. Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat pencegahan dan penanganan kekerasan, perlindungan anak di ruang digital, hingga rekonstruksi pascabencana yang responsif gender.

Ia memperingatkan bahwa tanpa adanya tambahan anggaran, berbagai mandat strategis KemenPPPA terancam tidak berjalan optimal.

"Isu perempuan dan anak adalah isu lintas sektor yang membutuhkan respons cepat, layanan memadai, data yang kuat, serta dukungan pembiayaan yang berkelanjutan," pungkasnya. (Antara)

Baca Juga: Dipasangkan dengan Kenny Austin di Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta', Gisella Anastasia Akui Deg-Degan

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Mendag Budi Santoso memastikan HET Minyakita tetap Rp15.700 per liter. Pemerintah kini fokus genjot distribusi ke pasar ...

news | 11:00 WIB

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno meminta Kementerian ESDM mengevaluasi pagu anggaran 2027. Anggaran EBT senilai Rp1,5 trili...

news | 10:30 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa sukses mengamankan pendanaan 17 miliar dolar AS dari AIIB untuk pembangunan 2025-2029. AIIB ...

news | 09:15 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka mengajak lima mahasiswa dalam kunjungan kerja maraton ke NTT, Gorontalo, hingga Papua untu...

news | 08:15 WIB

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyentil mentalitas birokrasi yang sengaja mempersulit pelayanan publik demi melanggengkan pr...

news | 07:15 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka berkomitmen perbaiki tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Mera...

news | 19:17 WIB

Kementan targetkan RI swasembada bawang putih dalam 3-4 tahun ke depan. Simak strategi Wamentan Sudaryono mulai dari ske...

news | 19:14 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai menilai kajian Komnas HAM terkait risiko pelanggaran HAM di program Makan Bergizi Gratis (MBG...

news | 19:07 WIB

Kementerian UMKM tegaskan pentingnya kepemilikan NIB bagi pelaku usaha untuk akses pembiayaan dan program pemerintah. Si...

news | 19:04 WIB

Para pemimpin G7 dalam KTT di Prancis sepakat mempercepat pasokan rudal jarak jauh ke Ukraina dan menyambut baik kesepak...

news | 18:00 WIB