Airlangga: RI Berada di 'Pole Position' dalam Pembukaan Pasar Perdagangan Global

Menko Airlangga Hartarto sebut Indonesia berada di 'pole position' perdagangan global 2026. Simak progres aksesi OECD, CPTPP, dan perjanjian CEPA terbaru.

Elara | MataMata.com
Rabu, 14 Januari 2026 | 11:30 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) dan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie (kiri) dalam jumpa pers di sela Road to Jakarta Food Security Summit di Jakarta, Selasa (13/1/2026). ANTARA/Harianto

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) dan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie (kiri) dalam jumpa pers di sela Road to Jakarta Food Security Summit di Jakarta, Selasa (13/1/2026). ANTARA/Harianto

Matamata.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang paling aktif membuka akses pasar perdagangan global sepanjang tahun 2025. Langkah ini menempatkan Indonesia pada posisi terdepan (pole position) dalam persaingan ekonomi di kawasan Asia Tenggara.

"Berdasarkan studi dari sebuah lembaga di Swiss, pada tahun 2025 Indonesia adalah salah satu negara yang membuka pasar paling besar," kata Airlangga dalam kegiatan Road to Jakarta Food Security Summit (JFSS) di Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Airlangga merinci, Indonesia telah memperluas jangkauan perdagangan melalui kemajuan kerja sama Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dengan Uni Eropa (EU), Peru, dan Kanada. Selain itu, pemerintah segera menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk persiapan CEPA dengan Inggris.

Saat ini, Indonesia juga telah tergabung dalam Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) yang melibatkan negara-negara ASEAN serta mitra besar seperti Jepang, Korea Selatan, China, Selandia Baru, dan Australia.

"Jika ibarat balapan, kita sudah berada di pole position. Dibandingkan negara ASEAN lain, cakupan pasar kita sudah hampir menyeluruh," jelasnya.

Lebih lanjut, Airlangga memaparkan kemajuan Indonesia yang kini telah memasuki tahap technical review untuk menjadi anggota Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD). Selain itu, proses aksesi ke dalam The Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP) terus berjalan sesuai jalur (on track).

Meski proses aksesi CPTPP masih tertinggal dibandingkan Singapura, Malaysia, dan Vietnam, Airlangga mengisyaratkan adanya dinamika persaingan regional. Namun, ia optimis Indonesia tetap menjadi daya tarik utama bagi investor global.

"Indonesia sangat menarik karena akses pasar yang besar dan menjadi alternatif pertumbuhan utama setelah China. Fondasi ekonomi kita dinilai kuat dan berkelanjutan secara global," tuturnya.

Daya saing Indonesia, menurut Airlangga, didukung oleh harga energi yang lebih kompetitif dibanding China dan Vietnam, kualitas sumber daya manusia, serta ketahanan pasar domestik. Ia pun mendorong Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk lebih aktif mempromosikan potensi kawasan ekonomi khusus (KEK) guna memacu ekspor.

"Sesuai harapan Presiden Prabowo Subianto, kita memiliki wilayah yang sangat kompetitif melalui pengembangan KEK. Ini membuktikan produk kita mampu bersaing di pasar mancanegara," pungkas Airlangga. (Antara)

Baca Juga: Diduga Lakukan Pelanggaran Kode Etik, Notaris Berinisial FH Dilaporkan ke Majelis Pengawas Daerah

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas ingatkan advokat jaga kode etik pasca-berlakunya KUHP & KUHAP baru 2026 serta ajak pe...

news | 12:18 WIB

Pemkab Bogor usulkan pembukaan kembali tambang secara terbatas ke Gubernur Jabar Dedi Mulyadi. Simak rencana pembangunan...

news | 10:15 WIB

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto ungkap anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026 capai Rp335 triliun. Simak dampak ...

news | 09:15 WIB

Presiden Prabowo Subianto memuji capaian sektor pertanian yang berhasil swasembada beras dalam setahun berkat pemangkasa...

news | 08:15 WIB

Kemenkes mengimbau calon jemaah haji 2026 membatasi acara walimatus safar maksimal H-7 keberangkatan demi mencegah kelel...

news | 07:00 WIB

Ketua DPR Puan Maharani tegaskan APBN 2026 harus fokus pada lapangan kerja dan daya beli masyarakat. Simak daftar priori...

news | 15:00 WIB

John Herdman siap hadapi tekanan melatih Timnas Indonesia. Ia sebut tekanan fans adalah anugerah dan minta publik sabar ...

news | 14:30 WIB

John Herdman resmi jadi pelatih Timnas Indonesia. Simak alasannya menolak Jamaika dan Honduras demi visi besar Garuda da...

news | 14:00 WIB

Lemhannas dukung penuh rencana akuisisi kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Italia untuk jaga laut Indonesia. Cek spesif...

news | 13:30 WIB

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin kunjungi Pakistan untuk perkuat kerja sama militer. Fokus pada pendidikan, SDM pertahanan, da...

news | 13:00 WIB