Kluivert Soroti Pertahanan Rapat Lebanon Usai Timnas Indonesia Bermain Imbang

Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert menilai strategi bertahan ketat yang diterapkan Lebanon menjadi penghalang utama bagi skuad Garuda untuk mencetak gol, sehingga laga FIFA Match Day di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, berakhir imbang tanpa

Elara | MataMata.com
Selasa, 09 September 2025 | 09:15 WIB
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert (kanan) saat mendampingi tim melawan Lebanon dalam laga FIFA Match Day di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Senin (8/9/2025) malam. ANTARA/Rizal Hanafi

Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert (kanan) saat mendampingi tim melawan Lebanon dalam laga FIFA Match Day di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Senin (8/9/2025) malam. ANTARA/Rizal Hanafi

Matamata.com - Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert menilai strategi bertahan ketat yang diterapkan Lebanon menjadi penghalang utama bagi skuad Garuda untuk mencetak gol, sehingga laga FIFA Match Day di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, berakhir imbang tanpa gol, Senin (9/9) malam.

"Kalau melihat cara Lebanon bermain, mereka benar-benar bertahan rapat di area sendiri. Itu membuat situasi mencetak gol lebih sulit. Kami sudah berusaha menyerang dan menciptakan peluang, tapi sayangnya tidak ada gol," kata Kluivert dalam konferensi pers usai pertandingan.

Selain taktik lawan, suasana pertandingan yang memanas akibat beberapa konflik dengan pemain Lebanon maupun wasit juga disebut turut memengaruhi jalannya laga. Kendati demikian, ia bersyukur tidak ada pemain Indonesia yang mengalami cedera.

"Saya hanya ingin pertandingan bersih, apalagi kami punya dua laga penting bulan depan. Semua pemain harus tetap sehat," ujarnya.

Mantan striker timnas Belanda itu menambahkan, dalam 10 hari terakhir ia melihat perkembangan positif dari para pemain yang mulai memahami filosofi permainannya. Ia juga menegaskan bahwa skuad Garuda mendominasi pertandingan dengan sembilan tembakan meski belum berbuah gol.

"Kadang bola masuk, kadang tidak. Yang penting kami terus berusaha menciptakan peluang. Saya hanya bisa berjanji bahwa para pemain akan berjuang untuk negaranya. Itu yang bisa saya pastikan," tutur Kluivert.

Sementara itu, kapten timnas Indonesia Jay Idzes menilai timnya masih perlu banyak belajar agar bisa konsisten meraih kemenangan.

"Kami masih tim muda, dengan staf baru, dan beberapa pemain baru. Tapi kami punya rencana dan visi yang jelas. Kami ingin menang di setiap laga," ujar bek Sassuolo tersebut.

Menurutnya, semua instruksi yang diberikan pelatih harus benar-benar diterapkan agar target kemenangan dapat tercapai.

"Tidak peduli lawannya Lebanon atau Arab Saudi, target kami tetap sama, yakni menang," tegas Idzes. (Antara)

Baca Juga: Prabowo Desak BRICS Lawan Standar Ganda Hukum Internasional

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kemensos siap meluluskan 453 siswa angkatan pertama Sekolah Rakyat tahun ini. Simak target ambisius pemerintah tampung 5...

news | 16:12 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengumumkan realisasi anggaran revitalisasi sekolah 2026 telah mencapai Rp2,6 triliun. Simak st...

news | 15:08 WIB

Menteri LH Jumhur Hidayat mendorong PSEL Palembang mengolah hingga 1.000 ton sampah per hari. Proyek yang ditargetkan ra...

news | 15:00 WIB

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mendesak Kemenag memperketat izin dan pengawasan pesantren buntut kasus keker...

news | 14:06 WIB

TNI AD dan Kemenko Pangan resmi berkolaborasi dalam mengelola sampah nasional. KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak soroti d...

news | 12:55 WIB

Menag Nasaruddin Umar menegaskan tidak ada toleransi bagi pelaku kekerasan seksual di pesantren. Kemenag bentuk Satuan P...

news | 12:26 WIB

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat sektor industri pengolahan seperti nikel dan aluminium mendominasi 82,25% pa...

news | 11:56 WIB

Pasar kendaraan listrik (EV) di Indonesia melonjak tajam. Wamenaker Afriansyah Noor tegaskan komitmen Kemnaker siapkan S...

news | 11:46 WIB

KPK terus mendalami kasus korupsi Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq. Penyidik kini fokus menelusuri transaksi penu...

news | 09:15 WIB

Presiden Prabowo Subianto merestui 7 strategi Bank Indonesia (BI) untuk memperkuat nilai tukar rupiah, termasuk membatas...

news | 08:15 WIB