Korsleting Picu Kebakaran di Kramat Jati, Kerugian Capai Rp1,2 Miliar

Kebakaran hebat melanda sebuah rumah dan tiga kios di Jalan Dukuh V, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Rabu (11/6) dini hari.

Elara | MataMata.com
Rabu, 11 Juni 2025 | 15:30 WIB
Personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur memadamkan kebakaran rumah dan kios di Jalan Dukuh V RT 06/RW 05, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (11/6/2025). ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat Jakarta Timur.

Personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur memadamkan kebakaran rumah dan kios di Jalan Dukuh V RT 06/RW 05, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (11/6/2025). ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat Jakarta Timur.

Matamata.com - Kebakaran hebat melanda sebuah rumah dan tiga kios di Jalan Dukuh V, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Rabu (11/6) dini hari.

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur mencatat kerugian materiil mencapai Rp1,2 miliar.

Kepala Seksi Operasi Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid, menjelaskan bahwa kebakaran tersebut terjadi di sebuah gudang triplek seluas sekitar 400 meter persegi.

juga melahap tiga kios dan satu unit mobil yang terparkir di lokasi.

“Kebakaran diduga akibat korsleting listrik dari kabel udara. cepat membesar dan menyambar ke beberapa bangunan di sekitarnya,” ujar Wahid saat dikonfirmasi di Jakarta.

Insiden ini pertama kali diketahui setelah warga melaporkan adanya kobaran api yang muncul secara tiba-tiba di dalam rumah.

Seorang pemilik kios tembakau mengaku awalnya melihat lampu mendadak padam, lalu menemukan api sudah membesar dan menjalar ke kios fotokopi serta rumah hingga mobil.

Gulkarmat Jakarta Timur menerima laporan sekitar pukul 03.48 WIB dan segera mengerahkan 15 unit mobil pemadam serta 60 personel ke lokasi.

Proses pemadaman dimulai pukul 04.01 WIB, api berhasil dilokalisasi pada 04.40 WIB, dan pendinginan selesai pada pukul 06.59 WIB.

Meski kerugian cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sebanyak dua kepala keluarga dengan total empat orang berhasil dievakuasi dengan selamat. (Antara)

Baca Juga: Target 3 Tahun, Yusril Optimistis Indonesia Masuk OECD

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto memanggil Ketua DEN Luhut Pandjaitan dan ekonom senior Chatib Basri ke Istana Kepresidenan, Se...

news | 16:44 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memberi sinyal kebijakan efisiensi anggaran berlanjut pada 2027. Skema bansos dan subsidi ak...

news | 16:40 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan tiga strategi utama untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi 5,8% hingga 6,5% pa...

news | 14:15 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan perpanjangan batas usia pensiun Kapolri dalam RUU Polri baru disesuaikan dengan kebut...

news | 13:49 WIB

Bapanas rampungkan uji sampel dan sertifikasi mutu untuk ekspor 200 ribu ton beras ke Malaysia. Bulog pastikan harga jua...

news | 10:15 WIB

Tim Kepresidenan meluncurkan buku 'Presiden Solusi' yang mendokumentasikan 108 kebijakan strategis dan transformasi huku...

news | 09:15 WIB

Rencana kenaikan HET Minyakita bergulir. Mentan Amran Sulaiman siap gelar rapat koordinasi dengan Mendag Budi Santoso da...

news | 08:49 WIB

Kejagung limpahkan 11 tersangka korupsi ekspor CPO modus samarkan minyak sawit jadi limbah POME ke JPU. Tiga tersangka d...

news | 08:39 WIB

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menegaskan tidak ada jabatan yang kebal hukum terkait pengusutan dugaan kasus l...

news | 07:15 WIB

KPK dalami peran pemilik Maktour Fuad Hasan Masyhur dalam kasus korupsi kuota haji 2023-2024 setelah resmi menahan dua t...

news | 06:00 WIB