Tak Setuju Pilpres cukup Satu Putaran, Tim Pemenang Ganjar-Mahfud Kritik Paslon Nomor Urut 2

Di sisi lain, dominasi Ganjar Pranowo dalam debat capres 7 Januari lalu adalah potret unggulnya paslon nomor urut 3

Baktora | MataMata.com
Rabu, 17 Januari 2024 | 15:12 WIB
Tak Setuju Pilpres cukup Satu Putaran, Tim Pemenang Ganjar-Mahfud Kritik Paslon Nomor Urut 2

Tak Setuju Pilpres cukup Satu Putaran, Tim Pemenang Ganjar-Mahfud Kritik Paslon Nomor Urut 2

matamata.com - Rencana Pilpres 2024 berjalan satu putaran yang ditargetkan oleh paslon nomor urut 2, Prabowo-Gibran dikritik oleh banyak pihak, termasuk kubu pemenangan paslon nomor urut 3.

Melalui Jubir Tim Pemenangan Ganjar-Mahfud, Yogen Sogen menilai bahwa upaya paslon nomor urut 2 yang baru-baru ini mendapat nilai elektabilitas sebesar 51 persen adalah penggiringan opini publik.

"Ini hanya penggiringan opini dengan upaya memuluskan Prabowo-Gibran menang satu putaran saja," terangnya dikutip, Rabu (17/1/2024).

Di sisi lain, dengan jumlah elektabilitas dari beberapa lembaga survei yang menyebutkan angka Prabowo-Gibran mencapai 51,8 persen termasuk upaya membungkam nalar kritis publik.

Sehingga, hasil itu hanyalah potret survei yang tak memiliki gagasan konseptual soal pembangunan. Bukan tanpa alasan, hasil survei dari beberapa lembaga juga berpotensi tak netral dan berpihak ke salah satu paslon.

Yogen juga berpendapat bahwa paslon nomor urut 3 mengantongi angka dukungan yang tidak kalah besar. Hal itu tampak dari banyaknya antusias warga ketika Ganjar dan Mahfud mendatangi lokasi kampanye.

"Kami tak hanya berbicara soal hasil survei saja. Tapi melihat langsung dukungan yang lahir dari masyarakat," terang dia.

Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo. [Dok.Antara]
Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo. [Dok.Antara]

 

Dalam berdemokrasi, kata Yogen harus adanilai konstitusi sejalan dari masyarakat yang perlu mengedepankan etika dan ketaatan nilai.

Di sisi lain, dominasi Ganjar Pranowo dalam debat capres 7 Januari lalu adalah potret unggulnya paslon nomor urut 3 dengan prediksi dukungan mencapai 70 persen.

Baca Juga: Nusron Wahid Sesumbar Maruarar Sirait Dukung Prabowo-Gibran: Nggak Mungkin Dukung Anies-Muhaimin!

"Jadi ini harus diperhatikan serius (oleh Prabowo). Glorifikasi menang sat putaran oleh 02 itu hanya imajinasi semu," kritik dia.

Seperti diketahui, narasi dari kubu paslon nomor urut 2 terhadap kemenangan di Pilpres cukup satu putaran menjadi sorotan akhir-akhir ini. Bahkan kampanye di beberapa wilayah juga mengarahkan pada Pilpres 2024 yang cukup berjalan satu putaran saja.

Tidak ada yang salah jika Pilpres nanti berjalan cukup satu putaran. Namun hal itu ditentang oleh dua kandidat lain yang sama-sama meyakini bahwa pemilu nanti tak cukup hanya sekali putaran.

Kubu Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin juga mengklaim memiliki dukungan besar dari rakyat. Sehingga ambisi paslon nomor urut 2 untuk menang satu putaran tentu tak semudah yang mereka inginkan.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kantor SAR Natuna mencetak 29 tenaga terlisensi Medical First Responder (MFR) usai jalani pelatihan intensif penanganan ...

news | 18:44 WIB

Menteri ATR Nusron Wahid meminta STPN Sleman menjaga tradisi dialektika berpikir dengan menghadirkan ruang diskusi bersa...

news | 18:41 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah menerapkan satu kendali dalam penanganan karhutla serta mengawal ketat pe...

news | 18:38 WIB

Wapres Gibran Rakabuming meninjau pembangunan Jembatan Garoga di Tapanuli Selatan dan meminta percepatan pemulihan pasca...

news | 18:34 WIB

Peneliti Indikator Politik Indonesia menilai diplomasi Presiden Prabowo Subianto di Eastern Economic Forum (EEF) 2026 di...

news | 09:45 WIB