9 Fakta Pembunuhan 4 Anak di Jagakarsa, Ayahnya Sering Bertengkar hingga Tertutup dengan Tetangga

P sebelumnya sudah dilaporkan atas tudingan KDRT oleh kakak iparnya.

Baktora | MataMata.com
Kamis, 07 Desember 2023 | 16:50 WIB
Tangkapan layar suasana evakuasi empat jenazah anak yang tewas dibunuh oleh ayahnya di Jagakarsa, Jakarta Selatan. (Dok.Istimewa)

Tangkapan layar suasana evakuasi empat jenazah anak yang tewas dibunuh oleh ayahnya di Jagakarsa, Jakarta Selatan. (Dok.Istimewa)

Matamata.com - Kasus pembunuhan empat orang anak di sebuah kontrakan, Gang Haji Roman, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (6/12/2023) menjadi sorotan publik saat ini. Pelaku yand diduga kuat merupakan ayahnya sendiri P (41) bahkan melukai dirinya sendiri untuk mati bersama empat anaknya.

Niat untuk mengakhiri hidupnya gagal. P masih diselamatakan dan saat ini tengah dirawat di rumah sakit untuk pemulihan kondisi tubuhnya.

Tega membunuh empat anaknya tersebut, apa yang menggiring P untuk melakukan aksi sadisnya tersebut?. Berikut 9 fakta pembunuhan empat anak di Jagakarsa yang dilakukan sendiri oleh ayahnya.

1. Tinggal hampir 1 tahun

P beserta keluarganya merupakan warga baru di lokasi tersebut. P diketahui berasal dari Aceh. Ia dan keluarganya baru mengontrak pada Februari 2023 lalu, tepatnya 11 bulan sudah tinggal di kontrakan tersebut.

2. Tertutup dengan tetangga

P dan istrinya berinisial D, serta empat anak-anaknya sudah cukup lama tinggal di kontrakan tersebut. Sang ayah, yakni pelaku tak begitu dekat dengan tetangga dan jarang bersosialisasi.

Hal ini yang memicu para tetangga tak mengetahui banyak latar belakang P. Namun rumah kontrakan P dan D ini sering ramai dengan pertengkaran.

3. KDRT

Sebelum diduga membunuh empat anaknya, P diketahui sempat bertengkar hebat dengan D pada Sabtu (2/12/2023). Ketua RT bahkan sampai turun tangan untuk menengahi masalah tersebut.

Baca Juga: Baru Terkuak, Ini Ciri-ciri Artis Yang Disuruh Jauhi Marshanda

Dalam pertengkaran tersebut, P bahkan melakukan KDRT ke istrinya. Hal ini memicu banyak spekulasi kasus pembunuhan berawal dari kekerasan yang dialami D yang merupakan istri dari empat anak tersebut.

4. Dugaan perselingkuhan

Dalam mediasi bersama ketua RT, P mengaku bahwa istrinya berselingkuh. Lembar baru pun terbuka bahwa akar persoalan ini berawal dari hal tersebut.

Kendati begitu, polisi masih melakukan upaya penyelidikan dan menunggu P siuman akibat percobaan bunuh diri.

5. Jasad anak sengaja dijejer

Belum ada keterangan bagaimana P yang diduga kuat sebagai pelaku membunuh anak-anaknya. Meski begitu, P cukup sadis karena anak-anaknya yang sudah tewas, sengaja dijejer di kasur tempat mereka tidur.

Setelah itu, terduga pelau sengaja melukai tubuhnya untuk menyusul nyawa anak-anaknya. Meski begitu, P masih bisa diselamatkan.

6. Tulis sebuah pesan untuk istri

Meski belum ada konfirmasi terkait motif pembunuhan empat anaknya di kontrakan tersebut. P seakan-akan ingin membalas dendam kepada istrinya.

Dalam olah TKP, P menulis sebuah pesan yang tertulis "Puas Bunda, Tx For All". Di mana tulisan itu diduga dibuat dengan darah miliknya.

7. Empat anaknya dekat dengan tetangga

Meski orang tua empat korban anak tersebut jarang berinteraksi dengan tetangga, empat anak P justru lebih banyak bergaul dengan tetangga yang sepantaran dengan usianya.

Hal itu yang juga membuat warga tak menyangka P tega sampai menghabisi darah dagingnya sendiri.

8. Bau busuk

Penemuan kasus ini dimulai dari bau busuk yang nyaris tercium beberapa warga di sekitar kontrakan P. Ketua RT setempat, Yakub mendapat laporan dan setelah ditelusuri bau tersebut berada di rumah P.

Pintu rumah P yang terkunci tak membuat warga habis akal, mereka memanggil ahli kunci dan berhasil membuka. Saat itulah, empat orang anak ditemukan sudah tewas, termasuk P yang masih setengah hidup tergeletak di kamar mandi.

9. Polisi masih lakukan penyelidikan

Hingga kini polisi belum memastikan P adalah pelaku pembunuhan. Meski dugaan kuatnya adalah sang ayah sebagai pelaku, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Ade Ary Syan Indradi mengatakan masih menunggu P siuman.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto menegaskan sektor kesehatan dan RSUD harus bebas dari korupsi. Pemerintah pusat siapkan pengaw...

news | 16:15 WIB

Pemerintah dan DPR tengah merancang skema stimulus untuk memitigasi dampak kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green 95...

news | 15:44 WIB

Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan dan renovasi hingga 400 RSUD kabupaten serta 10.000 puskesmas dalam 3 ...

news | 14:20 WIB

Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) meminta masyarakat tenang menyikapi kenaikan harga Pertamax p...

news | 13:20 WIB

: Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Lampung didampingi jajaran menteri untuk meresmikan RSUD KH Muhammad Thohir Krui...

news | 11:54 WIB

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah meminta pemerintah fokus perbaiki kebijakan domestik dan tidak menyalahkan faktor glo...

news | 10:01 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman menyetujui proyek hilirisasi kelapa dan ubi kayu di Maluku untuk tingkatkan ekonomi petani da...

news | 09:15 WIB

Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga BBM Pertamax menjadi Rp16.250 dan Pertamax Green 95 menjadi Rp17.000 per lit...

news | 08:50 WIB

Tiga kader Muhammadiyah menggugat UU Peradilan Agama ke MK terkait aturan isbat Ramadhan dan Syawal. Pasal tersebut dini...

news | 08:15 WIB

Pelatih Mozambik Chiquinho Conde memuji kualitas Timnas Indonesia dan memprediksi skuad Garuda bakal lolos ke Piala Duni...

news | 06:00 WIB