Jadi Pasar Strategis Perfilman Indonesia, JAFF Market Digelar Akhir Tahun

Setelah sukses besar di edisi perdana, JAFF Market kembali sebagai platform penting.

Yohanes Endra | MataMata.com
Senin, 02 Juni 2025 | 15:45 WIB
Jogja-NETPAC Asian Film Festival atau JAFF Market Tahun Kedua Resmi Dibuka sebagai Pasar Strategis Perfilman Indonesia. (istimewa)

Jogja-NETPAC Asian Film Festival atau JAFF Market Tahun Kedua Resmi Dibuka sebagai Pasar Strategis Perfilman Indonesia. (istimewa)

Matamata.com - Penyelenggaraan Jogja-NETPAC Asian Film Festival atau yang biasa kita kenal dengan JAFF edisi kedua akan didukung oleh Amar Bank. 

Pada edisi teranyar, JAFF Market Powered by Amar Bank akan digelar pada 29 November – 1 Desember 2025 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, bersamaan dengan momen istimewa 20 tahun JAFF sebagai salah satu festival film terdepan di Asia Pasifik.

Sedikit kilas balik, pada edisi perdana, JAFF Market sukses menghadirkan 6.700 peserta dari 19 negara, 151 booth, dan 63 kesepakatan bisnis senilai Rp 36 miliar.

Menyusul kesuksesan tersebut, JAFF Market kembali sebagai platform penting yang mempertemukan kreator, produser, investor, dan mitra strategis dalam satu ruang kolaborasi terbuka dan berdampak.

“JAFF Market lahir dari semangat JAFF untuk mendukung sinema independen Asia, kini dikembangkan sebagai ruang yang merespons langsung kebutuhan industri film hari ini,” ujar Ifa Isfansyah, Festival Director JAFF.

“Kita ingin karya Indonesia tak hanya tumbuh di negara sendiri, tapi mampu bersaing dan berdialog di pasar global.”

Jogja-NETPAC Asian Film Festival atau JAFF Market Tahun Kedua Resmi Dibuka sebagai Pasar Strategis Perfilman Indonesia. (istimewa)
Jogja-NETPAC Asian Film Festival atau JAFF Market Tahun Kedua Resmi Dibuka sebagai Pasar Strategis Perfilman Indonesia. (istimewa)

Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Giring Ganesha, penuh semangat mendukung pelaksanaan JAFF Market edisi kedua ini sebagai bagian dari langkah strategis dukungan pemerintah dalam memperkuat infrastruktur ekosistem film nasional. 

“Pemerintah melihat JAFF Market sebagai mitra penting dalam upaya mendorong pertumbuhan industri film yang berkelanjutan. Platform ini bukan hanya mempertemukan pelaku industri, tetapi juga membangun fondasi kolaborasi lintas sektor yang sangat dibutuhkan untuk menjadikan film Indonesia sebagai kekuatan budaya, sekaligus sumber ekonomi di kawasannya,” ujar Giring.

Melanjutkan komitmen tahun lalu, JAFF Market tahun ini menghadirkan enam program unggulan:
· JAFF Future Project (Inkubasi Proyek & Pendampingan Kreatif)·
· Content Market (Presentasi IP & Business Matchmaking)
· Talent Day (Mentorship Talenta Baru & Networking)
· Film & Market Conference (Forum Diskusi Industri & Dialog Kebijakan)
· Market Screening (Pemutaran Privat untuk Audience, Buyer & Distributor)
· Film Lab (Workshop Khusus & Pengembangan Proyek)

“Kami membangun JAFF Market sebagai katalis untuk pertumbuhan ekosistem film nasional – mulai dari ide, talenta, sampai struktur distribusi dan bisnis,” ujar Linda Gozali, Market Director JAFF Market. 

Baca Juga: Terungkap! Jennie BLACKPINK Dituding Punya Video Syur dengan Pewaris BMW

“Fokus kami tetap: menjembatani konten Indonesia dengan peluang nyata, baik lokal maupun internasional.”

Per Mei 2025, jumlah penonton bioskop Indonesia telah mencapai 35 juta—setara dengan sekitar 44% dari total lebih dari 80 juta penonton tahun 2024. 

Namun, dengan hanya ±2.200 layar bioskop secara nasional, tantangan struktural masih nyata, khususnya dalam distribusi film dan monetisasi IP. 

Di tengah peningkatan produksi dan antusiasme terhadap konten lokal, JAFF Market mengambil peran penting: membuka ruang B2B domestik, memperluas jejaring internasional, dan menjadi jembatan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan mitra lembaga, institusi budaya, dan kerja sama antar negara untuk memperkuat posisi Indonesia di lanskap ekonomi kreatif Asia.

Tahun ini, antusiasme terus meningkat: sekitar 50% booth telah terisi, minat sponsor bertumbuh, dan sejumlah kemitraan internasional sedang dijajaki. 

Alumni JAFF Market 2024 pun telah menembus panggung global, seperti film “Pangku” karya Reza Rahadian yang tampil di Marché du Film Cannes 2025 dalam program HAF Goes to Cannes, serta tiga IP lokal: Bandits of Batavia, Jitu dan Locust, berhasil tampil di Forum Pitching IP Cannes.

Jogja-NETPAC Asian Film Festival atau JAFF Market Tahun Kedua Resmi Dibuka sebagai Pasar Strategis Perfilman Indonesia. (istimewa)
Jogja-NETPAC Asian Film Festival atau JAFF Market Tahun Kedua Resmi Dibuka sebagai Pasar Strategis Perfilman Indonesia. (istimewa)

Konsistensi JAFF Market dalam menjembatani dunia kreatif dengan sektor pendukung juga menarik dukungan Amar Bank sebagai sponsor utama tahun ini. 

Presiden Direktur Amar Bank, Vishal Tulsian, menyampaikan bahwa partisipasi Amar Bank dalam JAFF Market 2025 merupakan langkah strategis untuk memasuki sektor-sektor potensial, seperti industri kreatif Indonesia yang sedang berkembang pesat. 

”Kemitraan ini memberikan kesempatan luas bagi kami untuk memahami kebutuhan pelaku industri, membuka peluang kolaborasi yang lebih erat, dan pada waktunya menghadirkan solusi keuangan yang tepat dan relevan. Dukungan ini juga diharapkan menjadi sinergi yang kuat antara layanan keuangan digital dan sektor kreatif, yang semakin penting bagi perekonomian Indonesia.”

Sebagai penutup kalender pasar film Asia Tenggara 2025, JAFF Market hadir bukan hanya sebagai ruang temu industri, tapi sebagai strategi jangka panjang untuk menjawab tantangan, merancang solusi, dan merayakan kolaborasi yang berdampak bagi masa depan industri film Indonesia.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Produksi ini menjadi langkah besar bagi perkembangan teater musikal Indonesia....

life | 13:43 WIB

Daya pikat terbesar Badut Gendong terletak pada posisinya sebagai bagian dari jagat sinematik Qodrat....

life | 12:18 WIB

Jagat Universe Qodrat yang telah sukses mengumpulkan lebih dari 3,9 juta penonton ini kini terasa jauh lebih luas, lebih...

life | 17:58 WIB

Badut Gendong adalah film horor-action karya Charles Gozali yang menghadirkan teror menegangkan sekaligus drama emosiona...

life | 14:26 WIB

Para finalis terbaik kembali bertemu di panggung utama untuk memperebutkan gelar juara....

life | 11:06 WIB

Getaran emosinya terasa nyata melalui pengakuan jujur aktris Dinda Kanya Dewi yang tak kuasa menahan haru usai menyaksik...

life | 17:52 WIB

Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan sukses bikin penonton Jogja penuh haru dengan kisah keluarga menghadapi Alzh...

life | 16:24 WIB

Bukan sekadar konser, tetapi ruang kolektif tempat orang-orang berkumpul, bernyanyi bersama, dan menciptakan momen yang ...

life | 14:42 WIB

Drama Pernikahan Zee Asadel dan Emir Mahira yang Jadi Rekomendasi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono....

life | 15:51 WIB

Sebanyak 80 UMKM dari berbagai daerah di Indonesia turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, yang terdiri dari berbagai k...

life | 12:39 WIB