Perayaan 10 Tahun Berkarya, .Feast Menggelar Rangkaian Tur Multisemesta

Setelah aktif bermusik selama 10 tahun, grup musik .Feast akhirnya menggelar rangkaian tur perdananya bertajuk Tur Multisemesta.

Diwanna Ericha | MataMata.com
Kamis, 29 Desember 2022 | 19:55 WIB
 Perayaan 10 Tahun Berkarya .Feast Menggelar Rangkaian, “Tur Multisemesta”

Perayaan 10 Tahun Berkarya .Feast Menggelar Rangkaian, “Tur Multisemesta”

Matamata.com - Setelah aktif bermusik selama 10 tahun, grup musik .Feast akhirnya menggelar rangkaian tur  perdananya bertajuk ‘Tur Multisemesta’.

Berformat showcase panjang yang menampilkan lagu-lagu dari  4 earth dari 5 rilisan yang pernah dirilis selama 10 tahun belakangan sejak debut album Multiverses (2017) hingga Abdi Lara Insani (2022).

Jargon #MasihMarah dipilih sebagai narasi utama Tur Multisemesta,  seolah merangkum garis merah narasi lagu-lagu yang tercipta di dunia fiktif Multisemesta yang selama ini  mereka ciptakan.

#MasihMarah juga menjadi tanda babak baru .Feast setelah 10 tahun berkarya yang kini  tak lagi hanya berfokus kepada kritik politik dan sosial masyarakat namun tetap dengan rasa marah yang  sama. 

Tur Multisemesta rencananya dilaksanakan di 8 titik di Indonesia. Dengan jadwal dan destinasi  sebagai berikut: 

20 Januari 2023, Bandung  

27 Januari 2023, Bali 

29 Januari 2023, Palembang  

11 Februari 2023, Pontianak 

12 Februari 2023, Surabaya 

Baca Juga: TULUS Selebrasikan 11 Tahun Berkarya Lewat , TULUS Tur Manusia 2023

19 Februari 2023, Makassar  

25 Februari 2023, Semarang  

26 Februari 2023, Jakarta 

“Setelah 10 tahun akhirnya salah satu cita-cita kami, memiliki tur dengan konsep showcase, bisa  terlaksana. Ini adalah tur perdana kami setelah bermusik selama kurang lebih 10 tahun. Rencananya setiap  show akan berjalan kurang lebih 120 meniit untuk set .Feast sendiri, di luar band pembuka. Jadi kurang  lebih 1 setlist akan terisi 18-22 lagu yang rotasinya akan berbeda di setiap titik tur. Ini adalah kali pertama  kami membawakan sebuah konser dengan format panjang dan membawakan hampir seluruh lagu dari  katalog yang kami punya,” terang Fadli Fikriawan, bassist .Feast. 

“Tur Multisemesta juga menjadi awal untuk memperkenalkan identitas .Feast fase selanjutnya,  menutup babak pertama setelah 10 tahun. Jadi, visual dan identitas .Feast akan digarap dengan nuansa  yang baru dan berbeda dari sebelumnya, namun masih dengan semangat marah-marah yang sama. Jadi  itu lah alasan kami membawa narasi #MasihMarah di tur ini,” tambahnya lagi. 

Penjualan tiket rencananya akan dibuka di tanggal 27 Desember 2022 jam 15.00 di platform  aplikasi atau website Tiketapasaja.

Harga tiket Tur Multisemesta yang penggarapannya bekerja sama  dengan promotor Nada Promotama dan didukung label Sun Eater ini bervariasi mulai dari Rp150.000 hingga Rp200.000 di kota penutup, Jakarta. Setiap titik direncanakan juga akan memiliki band pembuka  yang berbeda. 

.Feast: 

Daniel Baskara Putra – Vocalist 

Adnan Satyanugraha Putra - Guitarist  

Dicky Renanda Putra - Guitarist 

Fadli Fikriawan Wibowo - Bassist 

Adrianus Aristo Haryo – Drummer 

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Anies membagikan refleksinya yang mendalam tentang bagaimana film ini berhasil memotret sosok ibu secara utuh....

life | 11:15 WIB

Kisah mereka bukan hanya tentang kesedihan, tetapi tentang cinta yang bertahan bahkan ketika waktu tak lagi berpihak....

life | 11:15 WIB

Pertunjukan spesial stand-up comedy Pertigapuluhan akan hadir di Yogyakarta!...

life | 10:55 WIB

Kehadiran MLTR menjadi bagian dari semangat besar bertajuk Celebrate The Joy, yang diusung Prambanan Jazz Festival tahun...

life | 10:40 WIB

Selama 12 tahun, festival ini tumbuh berkat dukungan dan antusiasme para pecinta musik....

life | 10:30 WIB

Cari AC yang cepat dingin, awet, dan hemat listrik? Temukan rekomendasi merk AC terbaik berikut ini untuk mendukung keny...

life | 16:57 WIB

Temukan 5 kulkas terbaik untuk rumah yang tahan lama. Bahas masalah umum, teknologi wajib, komponen penting, dan rekomen...

life | 14:05 WIB

Melalui pameran ini, pengunjung diajak menelusuri jejak bunyi, nada, dan gambar yang membentuk identitas estetika Miles ...

life | 13:32 WIB