Konser Virtual Perdana Sky: Children of the Light Bersama Musisi Peraih Penghargaan AURORA

Saksikan konser virtual dalam game Sky: Children of the Light dengan menampilkan musisi kenamaan Norwegia, AURORA.

Yohanes Endra | MataMata.com
Rabu, 07 Desember 2022 | 21:39 WIB
Konser Virtual Perdana Sky: Children of the Light. (istimewa)

Konser Virtual Perdana Sky: Children of the Light. (istimewa)

Matamata.com - Thatgamecompany – Studio game berprestasi di belakang nama-nama game terlaris, Journey, Flower dan flOw – baru-baru ini mengumumkan kelanjutan konser virtual dalam game Sky: Children of the Light dengan menampilkan musisi kenamaan Norwegia, AURORA.

Didukung oleh mesin game milik sendiri, konser ini berkomitmen melahirkan konser revolusioner, yang menghubungkan lebih dari 4.000 pemain bersama di layar yang sama, pada saat yang sama, terutama untuk merasakan pengalaman emosional bersama. Pertunjukan virtual perdana dari game ini berupaya mendorong visi konser dalam game semakin ke depan, mendefinisikan ulang setiap makna melalui musik, cerita, dan interaktivitas yang fenomenal.

Konser digelar 9 Desember mendatang dan dimulai pada pukul 11.30 (WIB) setelah sesi penganugerahan The Game Awards. 45 menit awal berupa hiburan untuk para penggemar. Selama konser, peserta akan dibawa dalam perjalanan musik yang unik untuk terhubung dengan AURORA, musiknya dan dengan orang lain di seluruh dunia. Para peserta akan menjadi bagian penting dari pertunjukan, saat mereka menikmati, meresapi, dan membenamkan diri ke dalam lagu-lagu hits AURORA, termasuk, “Exhale, Inhale,” “Runaway,” “All is Soft,” “Warrior,” “The Seed,” dan masih banyak lagi.

Pada hari konser berlangsung, para penggemar diminta untuk datang lebih awal ke tempat in-game event untuk mencoba berbagai fitur baru yang menarik yang dirancang untuk menjajal pengalaman seru meliputi: bertemu karakter baru, mempelajari ekspresi unik, memainkan instrumen yang terinspirasi AURORA, meresapi sound bath, dan banyak lagi.

Semua pemain lama maupun baru dipersilakan bergabung dalam perayaan di bulan Desember ini.

Para penggemar bisa memasang tagar #thatskyconcert di Twitter untuk berbagi kesan dari pengalaman konser dan melihat bagaimana orang lain di seluruh dunia mengabadikan momen paling menakjubkan selama konser.

Konser Virtual Perdana Sky: Children of the Light. (istimewa)
Konser Virtual Perdana Sky: Children of the Light. (istimewa)

Konser ini merupakan babak penutup dari Season of AURORA dalam Sky: Children of the Light, yang bisa diikuti oleh para pemain. Di Season of AURORA, para pemain menemukan dan merasakan karakter, cerita, pencarian, item bertema, dan banyak lagi sisi yang menampilkan musik AURORA.Perjalanan pemain melalui kisah yang dikisahkan dalam musik dan menemukan kenangan penuh lagu tentang spirit yang membawa melalui perjuangan dan kegagalan. 

Konser virtual perdana dan bersifat lintas batas ini terbuka untuk umum secara gratis. 

Konser Virtual Perdana Sky: Children of the Light. (istimewa)
Konser Virtual Perdana Sky: Children of the Light. (istimewa)

Sky: Children of the Light menghadirkan pengalaman permainan sosial interaktif yang bisa dinikmati pengguna secara damai, kolaboratif, dan ekspresif sembari terhubung secara altruistik dengan para pengguna lainnya, selaras dengan tujuan thatgamecompany untuk mengembangkan sayapnya dalam menciptakan pengalaman otentik merawat hubungan manusia di seluruh penjuru dunia. Animasi indah Sky: Children of the Light telah diunduh lebih dari 160 juta di App Store, Google Play dan Nintendo Switch, dan akan menyambut jutaan pemain lagi ketika diluncurkan di PlayStation Desember mendatang.

Sejak pertama meluncur, Sky: Children of the Light telah h dianugerahi Apple iPhone Game of the Year 2019 dan Apple's 2020 Design Award, serta penghargaan di SXSW Awards 2020, Game Developers Choice Awards 2020, The Webby Awards 2020 dan 2021 , Game Indie Terbaik Google Play Store 2020 serta penghargaan lainnya.

thatgamecompany berkomitmen untuk mengembangkan pengalaman bermain yang bisa diakses secara luas, artistik, emosional, dan memperkaya, termasuk game peraih penghargaan Flow, Flower, Journey, dan Sky: Children of the Light. Karya mereka telah dipamerkan di galeri dan pameran di seluruh dunia, termasuk induksi ke dalam koleksi permanen Smithsonian. Harapannya adalah untuk memperluas jangkauan pengalaman emosional dalam video game, sehingga dapat dinikmati dan dicintai oleh orang-orang dari segala usia, budaya, dan latar belakang.

Baca Juga: Sudah ABG, Ini 6 Potret Alleia Anak Ariel NOAH Nonton Konser DPR LIVE

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Temukan 5 kulkas terbaik untuk rumah yang tahan lama. Bahas masalah umum, teknologi wajib, komponen penting, dan rekomen...

life | 14:05 WIB

Melalui pameran ini, pengunjung diajak menelusuri jejak bunyi, nada, dan gambar yang membentuk identitas estetika Miles ...

life | 13:32 WIB

Banyak individu mengalami hambatan dalam proses pengajuan pinjaman....

life | 20:43 WIB

Ultraverse Festival 2026 dengan Layanan XL Ultra 5G+ menghadirkan konser serentak di tiga kota dengan satu alur pertunju...

life | 11:43 WIB

Banyak tips yang dapat membantu Anda menikmati Bandung dengan anggaran terbatas....

life | 08:00 WIB

Deretan mesin cuci Panasonic ini menjadi pilihan ideal bagi keluarga yang mengutamakan kebersihan maksimal, teknologi mo...

life | 16:03 WIB

Aktor Ringgo Agus Rahman mengaku antusias mendapatkan tantangan baru memerankan sosok ayah dengan dua putri dalam film t...

life | 08:15 WIB

Happy Catchy Studio menegaskan bahwa seluruh proses pengembangan Didi Kempot AI dilakukan dengan pengawasan ketat dari k...

life | 10:16 WIB

Pameran ini menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa kebudayaan bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan ruang ...

life | 10:15 WIB

Acara ini berfokus pada transformasi pengaruh digital menjadi bisnis yang berkelanjutan dan berjangka panjang, dengan te...

life | 14:37 WIB