Selebrasi 10 Tahun Berkarya, Tulus Hadirkan Warna Baru Penuh Dinamika di Album Manusia

Album ini diberi judul Manusia karena menjadi representasi dari lagu-lagu di dalamnya yang menceritakan ragam dinamika rasa manusia.

Yohanes Endra | MataMata.com
Sabtu, 05 Maret 2022 | 05:45 WIB
Tulus rilis album Manusia. (siaran pers)

Tulus rilis album Manusia. (siaran pers)

Matamata.com - Album ke-5 yang berjudul “Manusia” menjadi simbol perayaan 10 tahun berkarya dari Tulus. Sehari setelah album "Manusia" dirilis pada tanggal 3 Maret 2022, Tulus menceritakan banyak hal menarik tentang album terbarunya dalam press conference yang dihadiri oleh awak media yang tersebar di banyak kota di Indonesia.

Tulus menyebutkan bahwa terdapat banyak perkembangan di album “Manusia” jika dibandingkan dengan album-album yang telah dia rilis sebelumnya.

Tulus rilis album Manusia. (siaran pers)
Tulus rilis album Manusia. (siaran pers)

“Selain sudut pandang penulisannya yang berkembang, aransemen di album ini juga berkembang. Warna di album ini juga baru dan itulah yang saya dan seluruh talenta coba tawarkan,” ungkap Tulus, Jumat (4/3/2022).

Album yang dikerjakan dalam kurun waktu dua tahun ke belakang ini berisikan 10 nomor dan dihadirkan Tulus dengan lirik yang semakin matang sekaligus mengedepankan keeleganan Bahasa Indonesia.

Album ini diberi judul “Manusia” karena menjadi representasi dari lagu-lagu di dalamnya yang menceritakan ragam dinamika rasa manusia. Semangat menjaga jiwa muda, di tengah dinamika hati dan rasa, dilanjutkan dengan pertanyaan tentang hidup, apresiasi diri, hingga ragam emosi dalam merayakan kehidupan adalah sepenggal dari luasnya sudut pandang penulisan lagu dalam album ini.

Tulus rilis album Manusia. (siaran pers)
Tulus rilis album Manusia. (siaran pers)

"Warna musik yang baru di album ini merupakan hasil kolaborasi dengan ratusan talenta,” ungkap Tulus.

Ratusan merupakan jumlah yang banyak. Jumlah yang kian mewakili judul album barunya, "Manusia".

Warna baru, intepretasi baru, dan jenis musik yang berkembang justru tidak mengubah karakter Tulus yang dikenal oleh Teman Tulus (sebutan untuk fans Tulus) di album-album sebelumnya.

Tulus rilis album Manusia. (siaran pers)
Tulus rilis album Manusia. (siaran pers)

“Saat merilis album baru, saya selalu berusaha menghadirkan sesuatu yang baru, tapi tidak terdengar asing. Jadi, teman-teman yang mendengarkan akan mendapatkan sesuatu yang baru, tetapi tetap tidak terasa asing di telinga mereka saat didengarkan,” kata Tulus.

Sepuluh tahun berkarya dengan merilis sebanyak 5 buah album tentu merupakan prestasi yang luar biasa. Tulus juga tidak memungkiri bahwa peran serta Teman Tulus sangat menentukan apa yang telah dia alami dan rasakan selama ini. Oleh karena itu, Tulus juga ingin berterima kasih kepada Teman Tulus yang telah mendukungnya sejak pertama kali merilis lagu 10 tahun lalu.

Baca Juga: Tulus Melepas Lagu "Tujuh Belas", Ajak Pendengar Merayakan Jiwa Muda

“Untuk seluruh Teman Tulus yang sudah bersama selama ini, tidak henti-hentinya saya ucapkan terima kasih. Terima kasih sudah meyakinkan saya untuk tetap berkarier di dunia musik sampai sekarang,” kata Tulus. “Saya juga berharap album saya ini dapat tumbuh besar dan mampu membesarkan hati teman-teman semuanya,” tutupnya.

Tulus bekerja sama dengan Ari Renaldi, produser cemerlang yang telah menghasilkan multipel karya bersamanya. Tulus juga menulis lagu dengan kolaborasi bersama Dere, Petra Sihombing, Topan Abimanyu, dan Yoseph Sitompul. Beberapa di antara lagu dalam album ini, kian disempurnakan oleh orkestrasi brilian dari Erwin Gutawa. Puluhan sessionist profesional, paduan suara, hingga orkestrasi besar juga terlibat dalam album ini.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Drama Pernikahan Zee Asadel dan Emir Mahira yang Jadi Rekomendasi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono....

life | 15:51 WIB

Sebanyak 80 UMKM dari berbagai daerah di Indonesia turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, yang terdiri dari berbagai k...

life | 12:39 WIB

KidZania Jakarta menawarkan aktivitas seru untuk anak....

life | 11:49 WIB

Ada beberapa opsi yang bisa Anda pilih untuk menuju pusat kota Kuala Lumpur dari KLIA dan KLIA2 dengan berbagai keunggul...

life | 15:15 WIB

Dari lineup internasional, band pop-punk asal Inggris Neck Deep akan tampil eksklusif di Asia Tenggara....

life | 17:44 WIB

Abimana Aryasatya dan Morgan Oey ceritakan sulitnya syuting adegan laga 15 menit tanpa jeda di film Ghost in the Cell ka...

life | 06:00 WIB

Yang membuat Chicago The Musical terasa begitu kontemporer bukan hanya estetikanya, melainkan cerminan yang ditawarkanny...

life | 16:30 WIB

Pertunjukan ini menampilkan kualitas triple threat: akting, vokal, dan tari yang solid....

life | 12:58 WIB

Film Pelangi di Mars membawakan kisah seorang anak Indonesia pertama yang lahir di Mars, Pelangi....

life | 15:15 WIB

Film ambisius ini sudah lahir sejak lama, tahun 2020 tepatnya....

life | 15:22 WIB