Nyamuk Bertebaran saat Musim Hujan, Begini Cara Mengatasinya

Penyakit DBD tidak bisa disepelekan, karena banyak korban jiwa berjatuhan.

Tinwarotul Fatonah | MataMata.com
Senin, 23 Desember 2019 | 14:24 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

Matamata.com - Memasuki musim hujan seperti beberapa hari terakhir ini, penyakit demam berdarah dengue (DBD) sangat rawan terjadi. Ini seharusnya menjadi perhatian kita, agar lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatan.

Penyakit DBD tidak bisa disepelekan, karena banyak korban jiwa berjatuhan.

Walau hanya menjadi perantara virus dengue, perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti semakin pesat saat musim hujan. Kondisi lingkungan yang mendukung perkembangannya membuat kasus DBD meningkat.

Lalu bagaimana mencegahnya agar keluarga tercinta terhindar dari bahaya demam berdarah? Ini beberapa tips sederhana yang dapat dijalankan:

Ilustrasi
ForceMagic

1. Jangan terlalu Sering Berkegiatan di Luar Ruangan

Nyamuk sering berkeliaran saat subuh, sore, dan senja. Demi terhindar dari gigitannya, atur ulang kegiatan dan aktivitas luar ruangan, terutama saat nyamuk berkeliaran. Apabila terpaksa harus melakukan kegiatan di luar, disarankan untuk mengenakan pakaian tertutup. Nyamuk suka dengan bagian pergelangan tangan, kaki dan leher. Kenakan kaus kaki atau jaket, dan kemeja panjang.

2. Bersihkan Tanaman Liar di Sekitar Rumah

Rumput yang lebat dan tebal sangat mungkin menjadi rumah nyamuk. Lebatnya tanaman seringkali membuat kita tidak menyadari adanya genangan air di sekitarnya. Pangkas dan siangi tanaman di saat musim hujan, agar nyamuk tidak bersarang.

3. Hindari Menumpuk Barang dan Menggantung Pakaian

Musim hujan membuat kegiatan cuci-mencuci terhambat, sehingga pakaian sering tergantung. Nyamuk menyukai aroma tubuh manusia dan tumpukan pakaian menjadi tempat favoritnya. Lebih baik lipat pakaian dan menyimpannya di tempat tertutup.

Ilustrasi
Ilustrasi

4. Semprotkan Obat Nyamuk saat Pagi dan Malam

Semprotkan obat nyamuk di kamar tidur, bawah meja dan sofa, serta pojok ruangan. Gunakan obat nyamuk yang berbahan alami seperti ForceMagic. ForceMagic merupakan pemati dan penolak nyamuk dengan Teknologi 2 in 1, yang merupakan pilihan tepat untuk menjaga rumah dari nyamuk.

ForceMagic mengandung aerosol insektisida dengan bahan aktif seperti piretroid sintetis, yaitu prallethrin dan permethrin. Zat ini adalah insektisida alami yang terkandung dalam bunga krisan, yang dikenal sebagai penolak nyamuk alami.

ForceMagic juga dapat memberantas nyamuk bandel, nyamuk yang bangkit lagi setelah disemprot, dan menolak nyamuk masuk ke dalam ruangan. Aromanya yang lembut dan menyegarkan, tidak akan membuat pusing, namun usahakan untuk mengosongkan ruangan, 2 jam setelah menyemprotkan ForceMagic.

×
Zoomed
TERKINI

Cari AC yang cepat dingin, awet, dan hemat listrik? Temukan rekomendasi merk AC terbaik berikut ini untuk mendukung keny...

life | 16:57 WIB

Temukan 5 kulkas terbaik untuk rumah yang tahan lama. Bahas masalah umum, teknologi wajib, komponen penting, dan rekomen...

life | 14:05 WIB

Melalui pameran ini, pengunjung diajak menelusuri jejak bunyi, nada, dan gambar yang membentuk identitas estetika Miles ...

life | 13:32 WIB

Banyak individu mengalami hambatan dalam proses pengajuan pinjaman....

life | 20:43 WIB

Ultraverse Festival 2026 dengan Layanan XL Ultra 5G+ menghadirkan konser serentak di tiga kota dengan satu alur pertunju...

life | 11:43 WIB

Banyak tips yang dapat membantu Anda menikmati Bandung dengan anggaran terbatas....

life | 08:00 WIB

Deretan mesin cuci Panasonic ini menjadi pilihan ideal bagi keluarga yang mengutamakan kebersihan maksimal, teknologi mo...

life | 16:03 WIB

Aktor Ringgo Agus Rahman mengaku antusias mendapatkan tantangan baru memerankan sosok ayah dengan dua putri dalam film t...

life | 08:15 WIB

Happy Catchy Studio menegaskan bahwa seluruh proses pengembangan Didi Kempot AI dilakukan dengan pengawasan ketat dari k...

life | 10:16 WIB

Pameran ini menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa kebudayaan bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan ruang ...

life | 10:15 WIB