Alasan Yura Yunita Membuat Video Klip Menggunakan Bahasa Isyarat

Bukan tanpa alasan Yura membuat versi video klip yang merangkul teman-teman disabilitas.

Tinwarotul Fatonah | Yuliani | MataMata.com
Selasa, 03 Desember 2019 | 10:00 WIB
Yura Yunita. (Matamata.com/Yuliani)

Yura Yunita. (Matamata.com/Yuliani)

Matamata.com - Penyanyi Yura Yunita meluncurkan video musik 'Merakit' dalam bahasa isyarat belum lama ini. Dalam videonya, ia berkolaborasi dengan praktisi bahasa isyarat, Bunda Galuh.

Bukan tanpa alasan Yura membuat versi video klip yang merangkul teman-teman disabilitas. Menurutnya, musik adalah bahasa universal, sehingga seharusnya siapapun bisa menikmati musik.

"Karena musik seharusnya bahasa yang universal ya, jadi aku rasa musik dan hadirnya aku di sini dengan lagu ini (Merakit) kayak jalan dari Tuhan aja sih untuk mereka (teman-teman disabilitas) bisa mengekspresikan apa yang mereka miliki," ujar Yura Yunita, saat jumpa pers 'Merakit Ruang Kolaborasi', di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Senin (2/12/2019).

Perempuan asal Bandung itu juga menjelaskan proses pembuatan lirik bahasa isyarat tersebut. Yura Yunita mengaku belajar bahasa isyarat dari Bunda Galuh.

"Kalau untuk latihannya latihannya dua minggu, 2 hari 24 jam bareng bunda," kata Yura.

Yura Yunita [Suara.com/Yuli]
Yura Yunita [Suara.com/Yuli]

Ide untuk membuat video musik bahasa isyarat itu sendiri berawal pada tahun 2018. Saat itu, Yura merasa berada di titik terendah dalam hidupnya. Kemudian, bertemu dengan beberapa teman disabilitas di Bandung yang membuatnya bangkit dari keterpurukan.

"Tahun lalu aku pernah ada di titik terburuk dan ternyata bisa bangkitnya itu kayak Tuhan selalu punya cara sederhana untuk mengingatkan umatnya. Saat kita membuka hati, membuka diri bahwa banyak sekali hal sederhana yang bisa membuat kita bangkit lagi dan salah satunya tahun kemarin aku bertemu dengan Delia dan temen-temen tuli lain," jelas Yura.

Lewat lagu "Merakit", Yura memberikan makna tentang keterbatasan tidak akan menghalangi untuk terus meraih mimpi. Ia pun terharu karena lagu Merakit versi baru ini mendapat apresiasi positif.

"Teman tuli merinding dengan ini dan aku kayak merasa, oh..pesan ini sampai. Jadi banyak apresiasi yang disematkan Bunda untuk berhasil memeperlihatkan lirik lagu ini," pungkasnya.

Baca Juga: Yura Yunita Ingin Ajak Orang Disabilitas Main Drama Musikal

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kemenangan Naga Sembilan menjadi salah satu highlight utama gelaran IHR Piala Paku Alam 2026....

life | 15:27 WIB

Youth Break the Boundaries umumkan pemenang Japan Youth Summit (JYS) 2026 di Osaka, ajang pemuda dunia berinovasi, tukar...

life | 13:24 WIB

Ada 6 faktor atau elemen yang membuat manajemen merasa optimistis untuk perkembangan dan kemajuan bisnis ke depan....

life | 19:20 WIB

Sebagai pembuka trilogi, ARTJOG 2026 mengusung tema Ars Longa: Generatio....

life | 11:53 WIB

Trailer yang ditampilkan bukan hanya menghadirkan jumpscare, tapi membangun rasa tidak nyaman yang perlahan merayap....

life | 11:05 WIB

Penyelenggaraan Piala Paku Alam merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga warisan budaya sekaligus mendorong kemajuan...

life | 14:15 WIB

Kehadiran Aurora Ribero sukses membawa bumbu romansa anak muda yang segar sekaligus penuh dilema emosional....

life | 16:54 WIB

Bukan sekadar tontonan biasa, film ini viral karena berhasil menjelma menjadi pelantang suara bagi setiap anggota keluar...

life | 16:34 WIB

Refleksi Mendalam dari Film "Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan. Siap Tayang 13 mei 2026!...

life | 16:05 WIB

Film ini memotret realitas tajam tentang ambisi, harga sebuah pilihan, dan bagaimana rasanya berdiri tegak saat semua or...

life | 13:08 WIB