Kpop

BTS Rilis Photoshoot Butter Versi 1, Penampilan Jimin Jadi Sorotan ARMY

Jimin dianggap telah mengakhiri stereotip dan stiga toxic masculinity.

Rosiana Chozanah

BTS dalam photoshot Butter (Twitter)
BTS dalam photoshot Butter (Twitter)

Matamata.com - Agensi grup band BTS, Big Hit Entertainment, telah merilis konsep photoshoot 'Butter' versi pertama di Twitter, pada Minggu (27/6/2021).

Segera setelah perilisan tersebut, penggemar BTS yang disebut ARMY, langsung menyoroti gaya berpakaian Jimin, yang terlihat berbeda daripada anggota lainnya.

Dalam konsep foto ini terlihat sebagian besar anggota mengenakan pakaian perpaduan hitam dan putih, termasuk Jimin.

BTS dalam photoshot Butter (Twitter)
BTS dalam photoshot Butter (Twitter)

Tetapi hal yang membuatnya berbeda adalah bawahan yang dipakainya, yakni sebuah rok kotak-kotak merah-hitam selutut dengan potingan di bagian depan. Di balik rok, Jimin memakai jins pendek.

Tak hanya itu, Jimin juga memakai sepatu boot bulu cokelat yang membuat penampilannya terlihat unik. Semua itu dipadukan dengan kaos putih, kalung silver, dan rambut dicat merah maroon.

Rambut merah tersebut sama persis dengan penampilannya di era 'Dope'.

BTS dalam photoshot Butter (Twitter)
BTS dalam photoshot Butter (Twitter)

 

Berdasarkan Koreaboo, rok yang dipakai Jimin disebut Judie Asymmetric Plaid Mini Skirt dari brand pakaian wanita Amerika Serikat Maje.

Style baru dari Jimin ini mengundang berbagai pujian dari netizen.

Menurut mereka, gaya berpakaian Jimin, yang bertentangan dengan norma gender, mematahkan stigma 'toxic masculinity'.

Dengan memakai rok pendek, Jimin dianggap telah menunjukkan kepada semua orang bahwa siapa saja dapat mengenakan pakaian 'berlabel' feminin tersebut.

"Mereka menyesuaikan rok Jimin dan memotongnya menjadi dua. Park Jimin mengakhiri stereotip dan toxic masculinity," cuit salah seorang netizen.

Bahkan, penampilannya dipuji oleh jurnalis hiburan ternama Nicholas Liddle dengan berkomentar, "Park Jimin mengenakan rok dan boot berbulu. Waktunya untuk mengakhiri stereotip gender."

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report