Dangdut

Rhoma Irama Ingin Ridho Rhoma Direhabilitasi, Ini Alasannya

Rhoma Irama memohon dengan hormat pada pihak polisi agar putranya direhabilitasi bukan dipenjara.

Tinwarotul Fatonah | Rena Pangesti

Pedangdut Rhoma Irama saat menggelar konferensi pers terkait tertangkapnya kembali Ridho Rhoma dalam kasus Narkoba, di Mampang, Jakarta Selatan, Senin (8/2/2021). [Matamata.com/Alfian Winanto]
Pedangdut Rhoma Irama saat menggelar konferensi pers terkait tertangkapnya kembali Ridho Rhoma dalam kasus Narkoba, di Mampang, Jakarta Selatan, Senin (8/2/2021). [Matamata.com/Alfian Winanto]

Matamata.com - Rhoma Irama sangat berharap anaknya, Ridho Rhoma direhabilitasi. Musisi 74 tahun ini berharap Ridho tak dipenjara atas kasus narkoba.

"Mohon dengan segala hormat kepada aparat agar Ridho direhabilitasi," kata Rhoma Irama.

Pedangdut Rhoma Irama saat menggelar konferensi pers terkait tertangkapnya kembali Ridho Rhoma dalam kasus Narkoba, di Mampang, Jakarta Selatan, Senin (8/2/2021). [Matamata.com/Alfian Winanto]
Pedangdut Rhoma Irama saat menggelar konferensi pers terkait tertangkapnya kembali Ridho Rhoma dalam kasus Narkoba, di Mampang, Jakarta Selatan, Senin (8/2/2021). [Matamata.com/Alfian Winanto]

"Jangan sampai ditahan, dipenjara gitu. Karena barangkali efeknya juga kurang baik," imbuh suami Ricca Rachim ini.

Rhoma Irama mengakui, sebagai ayah ia memang tak bisa mengawasi anaknya 24 jam penuh. Komunikasi mereka hanya lewat telepon maupun berkirim pesan.

"Upaya sebagai orangtua adalah menasehati. Tapi si Ridho kan bukan anak kecil lagi, yang digendong ataupun nakal bisa gue tepak," tutur Rhoma Irama.

Apalagi Rhoma Irama mengatakan, iman seseorang bisa naik dan turun dalam waktu yang cepat. Sehingga mungkin salah satu efek jeranya ini adalah penangkapan.

"Di sela itu setan nggak bisa diam, selalu berisik. Saya pun sudah bilang pada Ridho untuk esktra hati-hati," kata mantan rekan duet Elvy Sukaesih ini.

Namun apa mau dikata, meski sudah diperingatkan, Ridho Rhoma tetap terjerumus narkoba. Ujungnya, ia nangis-nangis pada sang ayah usai ditangkap Satresnarkoba Polres Tanjung Priok.

Ridho Rhoma dan Rhoma Irama (Suara.com/Wahyu Tri Laksono)
Ridho Rhoma dan Rhoma Irama (Matamata.com/Wahyu Tri Laksono)

Rhoma Irama merasa kecewa kepada putranya itu. Sebab ini kali kedua pelantun "Menunggu" tersebut terlibat narkoba.

Namun Rhoma Irama tak mau terlaru larut dalam kekecewaan. Mengingat hal itu bukan menjadi jalan keluar atas permasalahan anaknya.

"Kecewa dan kaget iya. Tapi saya tidak mau merasakan kehancuran," kata Rhoma Irama saat jumpa pers di rumahnya di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (8/2/2021).

Sayang, hingga jumpa pers digelar Rhoma Irama tak bisa pastikan kapan ia menjenguk anaknya.

"Kalau jenguk ini mungkin belum ya," ucap Rhoma Irama yang tak menjelaskan alasannya belum datang ke kantor polisi.

Ridho Rhoma ditangkap polisi dalam kasus narkoba di sebuah apartemen di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan pada 4 Februari 2021.

Aktor sekaligus penyanyi Ridho Rhoma didampingi ayahnya Rhoma Irama ketika keluar dari Rutan Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (08/01). [Suara.com/Alfian Winanto
Aktor sekaligus penyanyi Ridho Rhoma didampingi ayahnya Rhoma Irama ketika keluar dari Rutan Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (08/01). [Suara.com/Alfian Winanto

Dalam penangkapan, polisi menemukan barang bukti berupa tiga butir pil ekstasi milik Ridho Rhoma. Hasil tes urine, bintang film Dawai 2 Asmara ini positif amphetamin.

Ini bukan kali pertama Ridho Rhoma berurusan dengan polisi. Pada 2017 dia juga ditangkap polisi terkait kasus serupa.

Ridho Rhoma kemudian dihukum 1,5 tahun penjara dalam putusan kasasi. Dia baru menghirup udara bebas pada Januari 2020. 

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report