World

Pangeran Harry Terciduk Kenakan Sepatu Bolong

Sepatu kayaknya jadi kado paling cocok buat ulang tahun Pangeran Harry.

Tinwarotul Fatonah | Bima Sandria Argasona

Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Getty Images/Mark Cuthbert)
Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Getty Images/Mark Cuthbert)

Matamata.com - Setelah beberapa waktu lalu Meghan Markle menjadi sorotan karena plastik tas yang belum terlepas, kali ini giliran Pangeran Harry.

Pangeran Harry menjadi sorotan lantaran sepatu yang ia kenakan saat hadir di acara pernikahan.

Dilansir dari Harpers Bazaar, kejadian tersebut terjadi saat Pangeran Harry menghadiri pernikahan temannya, pada Sabtu (4/8/2018) waktu setempat.

Pangeran Harry nampak hadir di pernikahan temannya bersama sang istri Meghan Markle.

Meghan Markle nampak mengenakan dres gelap lengkap dengan hiasan kepala dengan warna senada.

Sedangkan Pangeran Harry terlihat mengenakan setelan jas warna gelap dengan vest biru.

Sementar itu untuk celana, Pangeran Harry nampak mengenakan celana bahan dengan motif strip abu-abu.

Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Getty Images/Mark Cuthbert)
Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Getty Images/Mark Cuthbert)

 

Sepatu hitam pun menambah kesan elegan Pangeran Harry pada saat itu.

Namun siapa sangka, jika ada suatu kejanggalan yang ditemukan di sepatu yang dikenakan oleh Pangeran Harry.

Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Getty Images/Mark Cuthbert)
Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Getty Images/Mark Cuthbert)

 

Penggemar menemukan sebuah lubang yang berada di sol bagian bawah sepatu yang dikenakan oleh Pangeran Harry.

Bukan Momen Pertama

Ini bukan kali pertama Pangeran Harry terciduk mengenakan sepatu dengan sol bolong.

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh Cosmopolitan, Pangeran Harry pernaha mengenakan sepatu dengan sol berlubang pada April lalu.

Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Getty Images/Neil Mockford)
Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Getty Images/Neil Mockford)

 

Saat itu Pangeran Harry dan Meghan Markle sedang menghadiri pernikahan Stephen Lawrence.

Berita Terkait

Berita Terkini