Seleb

Bertrand Antolin Bongkar Fakta Miris 'Manusia Silver': Itu Pakai Cat Pagar

Bertrand Antolin sampai mempertanyakan keberadaan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Yohanes Endra

Bertrand Antolin. (Instagram/@bertrand1407)
Bertrand Antolin. (Instagram/@bertrand1407)

Matamata.com - Sosok 'manusia silver' yang sering muncul di jalan untuk meminta uang kerap menuai sorotan. Melansir Suara.com, hal ini pun menjadi perhatian sendiri bagi aktor Betrand Antolin.

Bukan karena terganggu, Bertrand Antolin mengaku kasihan karena para 'manusia silver' mengecat seluruh tubuhnya dengan cat untuk pagar. Yang lebih miris, banyak di antara mereka adalah anak-anak.

Di Instagram, Bertrand Antolin mengunggah foto bocah dengan cat warna silver di wajah, tangan dan kakinya meminta uang kepada orang yang menumpang sebuah mobil.

Bertrand Antolin miris dengan manusia silver, dan tak sedikit di antara mereka adalah anak-anak. [Instagram]
Bertrand Antolin miris dengan manusia silver, dan tak sedikit di antara mereka adalah anak-anak. [Instagram]

"Nemu gambar ini di explore, miris. This breaks my heart," tulis Bertrand Antolin dalam keterangan foto di Instagram.

Rupanya, Bertrand Antolin pernah bertanya langsung kepada orang yang menjadi manusia silver. Mereka mengecat tubuhnya dengan cat yang biasa dipergunakan untuk besi atau logam. Untuk membersihkan tubuhnya dari cat, mereka pun harus mandi dengan thinner.

"Baik cat maupun thinner kan berbahaya. Ini anak bocah pula diginiin," ujar Bertrand Antolin.

Bertrand Antolin (Instagram/@bertrand1407)
Bertrand Antolin (Instagram/@bertrand1407)

Yang bikin Bertrand Antolin bertambah kesal, tak sedikit ibu-ibu yang sengaja mempekerjakan anaknya. Sementara mereka asyik mengawasi sambil ngobrol dan merokok.

"Lebih gilanya lagi, ibu-ibunya asyik ngobrol sambil ngerokok dekat situ. Dan anak-anak tersebut tiap dapat duit langsung dikasih ke ibunya. Anak-anak itu setoran ke mamanya. Ya biarpun saya harus realistis, belum tentu mereka tahu dan peduli bahwa cat pagar yang mereka pakai itu bahaya banget untuk kesehatan mereka dan apalagi anak-anak tentunya," imbuh Bertrand Antolin.

Bertrand Antolin kemudian mempertanyakan keberadaan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Seharusnya kasus seperti ini tak perlu terjadi, bila KPAI sebagai komisi pelindung bagi anak-anak Indonesia mau lebih peduli.

"Di mana kalian KPAI? Ini sudah banyak lho di jalan yang kayak gini" tutur Bertrand Antolin.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report