Seleb

Arie Kriting Beri Ucapan Hari Valentine Romantis, Indah Permatasari Nangis

Duh Indah Pertamasari nangis terharu atau kenapa ya?

Tinwarotul Fatonah

Indah Permatasari dan Arie Kriting (Twitter.com)
Indah Permatasari dan Arie Kriting (Twitter.com)

Matamata.com - Arie Kriting di hari valentine mempersembahkan satu postingan khusus untuk sang istri, Indah Permatasari.

Sambil mengunggah foto mesra yakni menggendong Indah, Arie mengunggapkan betapa bersyukurnya punya istri yang mau berjuang sama-sama dengannya.

Apalagi kisah cintanya terbilang tak mudah. Mereka diterhalang restu ibu Indah hingga akhirnya tetap menikah.

"Happy Valentine Day Nona. Terima kasih sudah bersabar dan berjuang sampai saat ini. Setelah menikah, banyak yang menyamakan kisah kita dengan film “Beauty and The Beast”," tulis Arie pada postingannya, Minggu (14/2/2021).

Arie Kriting dan Indah Permatasari.(Instagram/@arie_kriting)
Arie Kriting dan Indah Permatasari.(Instagram/@arie_kriting)

Di situ Arie menjelaskan kalau kisah cintanya sangat berbeda dengan film tersebut. Karena setelah menikah dirinya tak berubah jadi pangeran atau orang kaya.

Namun dirinya sangat kagum dengan Indah Pertamasari karena menerimanya dengan penuh kesabaran.

"Dan karena itulah Nona bagi saya, jauh lebih baik dari pada tokoh Belle yang ceritanya berakhir happy ending dengan sang pangeran tampan dan bergelimang harta. Nona memilih untuk meniti jalan misterius bersama saya, pada sebuah alur cerita yang tidak terlihat ujung kisahnya. Dan karena keberanian dan keteguhan hati Nona, saya menaruh rasa hormat dan setia saya kepada Nona. Semoga kita berdua kuat selamanya. Selamat hari kasih sayang, Nona," tulisnya disertai emoji love.

Postingan Arie Kriting itu pun dibalas Indah. Ia menyuruh Arie agar cepat pulang disisipi emoji menangis.

Dilihat dari komentar netizen, Arie Kriting dan Indah Permatasari terpaksa LDR sementara karena pekerjaan.

Seperti diketahui, Arie Kriting dan Indah Permatasari menikah pada 12 Januari 2021.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report