Seleb

Bayinya Disebut Anak Haram, Tegar Septian dan Istri Murka

"Mending kalian itu judge kami aja," kata Sarah Sheilka, istri Tegar Septian.

Tinwarotul Fatonah | Herwanto

Penyanyi Tegar Septian dan istrinya, Sarah Sheilka ditemui di Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (13/1/2021). (Matamata.com/Herwanto)
Penyanyi Tegar Septian dan istrinya, Sarah Sheilka ditemui di Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (13/1/2021). (Matamata.com/Herwanto)

Matamata.com - Tegar Septian dan istrinya, Sarah Sheilka murka saat bayinya, Abidzar Oktaviano Putra Septian disebut netizen anak haram. Mereka sampai memberikan peringatan keras pada netizen yang sudah menghina anak mereka.

Sarah minta agar jangan membawa-bawa anaknya bila memang tak suka dengan dia dan Tegar.

"Mending kalian itu judge kami aja," kata Sarah Sheilka ditemui di Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (13/1/2021).

Menurut Sarah, tak pantas anak yang baru dilahirkan dicaci maki hingga disebut anak haram. Sehingga dia menganggap hujatan warganet tersebut sudah sangat kelewatan.

"Anak itu kan baru lahir keadaannya juga nggak tau apa-apa, dia kan masih suci gitu kan. Jadi buat netizen jangan asal ngomong sembarangan," ujar Sarah.

Sarah khawatir anaknya nanti bakal jadi korban perundungan oleh teman-teman di sekolah. Sebab jejak digital sulit untuk dihilangkan.

Tegar Septian dan Sarah Sheilka (Instagram/@sarahsheilka)
Tegar Septian dan Sarah Sheilka (Instagram/@sarahsheilka)

"Itu tuh jejak digital akan terus ada. Nanti kalau Abizar sudah gede gimana? Itu tuh misal mentalnya belum siap gimana? Kalau dia kuat ya alhamdulillah, kalau nggak, ya bisa stres atau apa gitu," kata Sarah Sheilka menerangkan.

Di kesempatan yang sama, Tegar meminta kepada warganet agar tak sembarangan berbicara terhadap buah hatinya.

"Bisa kontrol gitu. Maksudnya kalau mau komentar atau apa ya kalian lihat dulu gitu. Nggak bisa langsung komen gini-gini kalian harus dewasa," ujar Tegar.

Saking kesalnya, Tegar hampir membawa persoalan ini ke jalur hukum. Niat itu diurungkan lantaran si pelaku telah meminta maaf.

"Iya sempet (mau lapor polisi). Tapi dia kan sudah minta maaf jadi ya udah jangan diulangin lagi kasusnya. Mikirlah pakai otak nggak bisa sembarangan ngomong," kata Tegar.

Meski begitu, Tegar menegaskan akan menempuh upaya hukum bila ada lagi haters yang berulah. "Kalau kayak gini terus orang-orang bakalan enak. Saya harus kasih jera," ucap Tegar.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report