Sinyal Kemenangan Kriss Hatta! Pernyataan Saksi Ahli Berbeda dengan Antony

Akankah pernyataan saksi ahli yang bertolak belakang dengan pengakuan Antony Hillenaar akan meringankan hukuman Kriss Hatta?

Linda Rahmadanti | Yuliani | MataMata.com
Selasa, 12 November 2019 | 17:42 WIB
Sinyal Kemenangan Kriss Hatta! Pernyataan Saksi Ahli Berbeda dengan Antony

Sinyal Kemenangan Kriss Hatta! Pernyataan Saksi Ahli Berbeda dengan Antony

matamata.com - Saksi ahli, dokter dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, tempat Antony Hillenaar lakukan visum dihadirkan dalam persidangan Kriss Hatta hari ini, Selasa (12/11/2019).

Dalam persidangan disebutkan, Dr. Yudy S.pf selaku saksi ahli menyebut Antony Hillenaaar melakukan visum pada 6 April 2019 sekitar pukul 07.48 WIB. Ia juga memberi pernyataan yang bertolak belakang dengan kesaksian Antony sebelumnnya.

"Saat pemeriksaan kami lakukan pada 6 April 2019 pukul 07.48 WIB kondisi korban saat itu sakit ringan. Sakit ringan ini artinya dia tidak membutuhkan, seperti masuk bisa berjalan sendiri, tidak perlu dibantu, tidak pakai kursi roda. Korban bisa berkomunikasi dengan baik, bisa bercerita dengan jelas," ungkap dokter Yudy dalam persidangan.

Kemudian, saat ditanyai soal kondisi hidung Antony Hillenaar saat melakukan visum, dokter juga menyebut tak ada pendarahan aktif yang terjadi padanya. Hal itu juga bertolak belakang dengan kesaksian Antony  Hillenaar yang menyebut hidungnya mengucur darah selama empat jam usai ditonjok Kriss Hatta.

"Dari kronologi korban mengatakan demikian, ada mimisan karena dipukul. Tapi pada saat pemeriksaan kami lakukan itu (darah) sudah kering. Ada bekuan darah memang. Sisa-sisanya di hidung. Sejauh yang kami periksa tidak ada pendarahan aktif, artinya tidak ngocor," jelasnya.

Kriss Hatta tampil klimis saat menjalani sidang di penganiayaan di Pengadilan  Negeri Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2019). [Evi Mariska/Suara.com]
Kriss Hatta tampil klimis saat menjalani sidang di penganiayaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2019). [Evi Mariska/Suara.com]

Saksi juga menyebut pada saat pemeriksaan korban datang berdua dengan seorang perempuan. Tidak ada bekas darah hanya sisa-sisa bekuan darah di dalam rongga hidung dan bukan termasuk luka berat.

"Tidak ada patah tulang di hidung. (Luka korban) termasuk luka ringan yang masih bisa melakukan kegiatan," katanya.

×
Zoomed
TERKINI

Daft Funk Live dikenal sebagai salah satu tribute act paling prestisius di dunia yang menghadirkan interpretasi live dar...

seleb | 08:00 WIB

Titip Bunda di Surga-Mu di Yogyakarta jadi tontonan penuh haru yang mengingatkan arti kebersamaan keluarga sekaligus aja...

seleb | 14:13 WIB

Bandit adalah film action-crime-drama terbaru yang debut di JAFF 2025, menampilkan kisah kelam penuh ketegangan tentang ...

seleb | 22:12 WIB

Film ini memilih tetap berada di era 2000-an untuk merayakan cinta yang tumbuh di tengah reformasi, surat-surat, dan keh...

seleb | 09:24 WIB

LAKON Indonesia mengangkat kekayaan warisan tenun dari Nusa Tenggara Barat....

seleb | 13:53 WIB