Seleb

Irwansyah Dipolisikan Kasus Dugaan Penggelapan, Fanny Bauty Bilang Begini

Menantunya, Irwansyah dipolisikan atas kasus dugaan penggelapan oleh Medina Zein, Fanny Bauty angkat bicara.

Yoeni Syafitri Sekar Ayoe

Irwansyah (MataMata.com/Suci Febriastuti)
Irwansyah (MataMata.com/Suci Febriastuti)

Matamata.com - Usai menantunya, Irwansyah dilaporkan ke polisi atas kasus dugaan penggelapan dana perusahaan PT Bandung Berkah Bersama oleh Medina Zein, Artis senior Fanny Bauty akhirnya angkat bicara. 

"Kalau tante sih tahu ini adalah ujian aja, anak tante mantu tante Insya Allah nggak makan hak orang," ujar Fenny Bauty saat dihubungi pada Jumat (18/10/2019).

Dia merasa Medina Zein cuma berupaya mendongkrak popularitas pakai nama Irwansyah.

"Hanya mungkin orang lagi mau naikin pamor yang aku nggak tahu. Nggak ngerti juga ya lebih baik ini aja, kadang orang lupa dulu diajak kerjasama, tiba-tiba mau fitnah ya serahkan saja sama Allah," sambungnya lagi.

Medina Zein, Lukman Azhari dan tim kuasa hukumnya [Suara.com/Marni]
Medina Zein, Lukman Azhari dan tim kuasa hukumnya [Suara.com/Marni]

Fanny Bauty mengatakan kalau Irwansyah bisa saja melaporkan balik Medina Zein. Pasalnya, dia bilang kasus tersebut seharusnya dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

"Iya padahal ini kan tabayun dulu artinya ngomong baik-baik dulu, disitu kan bukan cuma dia.Kalau niat baik tabayun dulu nasehat dulu ya. Inget jasanya Zaskia dan Irwan, dia dulu itu siapa? Sama kerjasama, nikmatin aja ya bersyukur itu yang saya sayangkan," tutur Fenny Bauty.

"Lagian nggak ada somasi apa? yang ada kan pihak dari pengacaranya mengundurkan diri jadi ini baru lagi, itu setahu saya. Ya jalani saja, negara negara hukum," imbuhnya.

Irwansyah dan Zaskia Sungkar (dokumentasi pribadi)
Irwansyah dan Zaskia Sungkar (dokumentasi pribadi)

Seperti diketahui, Medina Zein resmi melaporkan Irwansyah selaku komisaris PT Bandung Berkah Bersama ke Polrestabes Bandung, Jawa Barat pada Jumat (18/10/2019) pagi. Tak cuma itu, dia turut melaporkan direktur perusahaan tersebut.

Mereka diduga menggelapan dana perusahaan hampir Rp 2 milyar. Medina Zein dan keduanya memang bekerjasama untuk bisnis kue kekinian, Bandung Makuta. Peran Medina Zein di sana, sebagai komisaris sekaligus pemegang saham. [Sumarni]

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report