Seleb

Cegah Perceraian, Hengky Kurniawan Akan Dirikan 'Sekolah Ibu'

Tapi Hengky Kurniawan sampai tutup kolom komentarnya, kenapa ya?

Tinwarotul Fatonah

Hengky Kurniawan. (Suara.com/Ismail)
Hengky Kurniawan. (Suara.com/Ismail)

Matamata.com - Aktor yang kini jadi Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat, Hengky Kurniawan, merencanakan programnya di tahun depan.

Melalui postingan Instagram pribadinya, @hengkykurniawan, ia menjelaskan maksud tujuan dan konsep program yang diberi nama 'Sekolah Ibu'.

Awalnya suami Sonya Fatmala ini menyoroti tingkat perceraian di daerah yang dipimpinnya itu.

"Dari 5 - 30 November 2018, Kasus perceraian di KBB sebanyak 244 Kasus. Kalo di rata2 berarti setiap harinya ada 9 - 10 orang yang mendaftarkan perceraian," ungkap Hengky dalam captionnya.

Menurutnya dari data tersebut menunjukkan kalau perceraian di daerahnya sudah menjadi masalah serius yang butuh pemerintah tangani.

Oleh karena itu, Hengky Kurniawan sebagai bagian dari pemerintahan ingin meluncurkan program 'Sekolah Ibu'.

Pun pria kelahiran Blitar 36 tahun lalu ini menjelaskan tujuannya. Yang tidak lain ingin memberikan pemahaman kepada ibu-ibu sebagai istri tentang berumah tangga.

"Bagaimana menghadapi suami, bagaimana berkomunikasi dengan anak - anak kita yang beranjak dewasa, dan banyak materi lainya yang nanti akan diajarkan di sekolah ibu," paparnya lebih rinci.

Hengky juga menjanjikan kalau 'Sekolah Ibu' tidak akan membosankan dan bisa menjadi wadah pembelajaran.

"Ibu - ibu makin sayang suami, kompak dengan anak, dan tentunya keluarga akan lebih bahagia. InshaaAllah," harapnya.

Postingan Hengky Kurniawan. (Instagram/@hengkykurniawan)
Postingan Hengky Kurniawan. (Instagram/@hengkykurniawan)

Pantauan MataMata.com, postingan Hengky Kurniawan ini tadinya membuka kolom komentar. Namun kemudian kolom komentar postingan pada 27 Desember lalu itu ditutup.

Namun Hengky memberikan catatan di captionnya tersebut. Ia menegaskan kalau tidak menyalahkan perempuan dalam kasus perceraian.

Sekali lagi ia memaparkan nilai positif dari 'Sekolah Ibu' yang pernah dilakukan daerah lain. Dan itu terbukti menurunkan angka perceraian.

"Program sekolah ibu berhasil menekan angka perceraian di kota Bogor," ungkapnya.

"Ibu-ibu yang tadinya menuntut cerai suaminya akhirnya menarik gugatan cerainya setelah mengikuti 'Sekolah Ibu'," lanjutnya.

Di akhir catatannya itu, Hengky Kurniawan meminta maaf jika ada pemahaman yang salah atau kurang berkenan.

Meski kolom komentar sudah ditutup, namun terlihat postingan itu sudah di-like lebih dari 21 ribu netizen.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report