Aktor Senior Deddy Mizwar Diperiksa KPK

Kenakan kemeja putih dan celana hitam, Deddy Mizwar datang ke KPK.

Tinwarotul Fatonah | MataMata.com
Rabu, 12 Desember 2018 | 12:23 WIB
Deddy Mizwar seusai melakukan rapat di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Selasa (25/9/2018). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Deddy Mizwar seusai melakukan rapat di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Selasa (25/9/2018). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Matamata.com - Aktor senior sekaligis mantan Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.

Pemain Nagabonar ini diperiksa KPK guna mendalami dugaan aliran dana suap terkait rencana revisi perubahan peraturan daerah tata ruang Kabupaten Bekasi, yang dinilai sebagai pintu masuk kongkalikong proyek suap Meikarta.

Deddy Mizwar tiba di Gedung KPK pada Rabu (12/12/2018) sekitar pukul 10.15 WIB. Deddy Mizwar yang tiba didampingi rekannya tampak mengenakan pakaian kemeja putih dengan dipadukan celana hitam.

''Tadi saya lihat (dalam mobil) sepi, eh nggak taunya pada keluar semua,'' ujar Deddy Mizwar diikuti tawa setiba di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (12/12/2018).

Setibanya di Gedung KPK, Deddy Mizwar yang didampingi rekannya itu langsung memasuki ruang Gedung KPK guna menjalani pemeriksaan terkait kasus suap proyek Meikarta.

Deddy Mizwar/instagram@deddy_mizwar
Deddy Mizwar/instagram@deddy_mizwar

Sebelumnya juru bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan akan memanggil Deddy Mizwar. Aktor senior Indonesia tersebut dipanggil guna mendalami terkait kasus suap proyek Meikarta.

''Informasinya besok mantan Wagub Jabar akan diperiksa terkait kasus suap proyek Meikarta,'' kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Selasa (11/12/2018) kemarin.

Fyi, KPK telah menetapkan 9 tersangka dalam kasus ini, antara lain ialah Bupati nonaktif Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Direktur Operasional Billy Sindoro. Kemudian, konsultan Lippo Group yaitu Taryadi (T) dan Fitra Djaja Purnama (FDP), serta Pegawai Lippo Group Henry Jasmen (HJ).

Selanjutnya, Kepala Dinas PUPR Bekasi Jamaludin (J), Kepala Dinas Damkar Bekasi Sahat ‎MBJ Nahar (SMN), Kepala Dinas DPMPTSP Bekasi Dewi Tisnawati (DT) serta Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi Neneng Rahmi (NR).

Neneng Hasanah beserta anak buahnya diduga menerima hadiah atau janji oleh para petinggi Lippo Group, terkait pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta pada lahan seluas 774 hektare. KPK menduga uang suap itu dibagi dalam tiga tahap pemberian. Bupati Neneng disebut baru mendapatkan Rp 7 miliar dari Lippo Group.

Baca Juga: Dul Keceplosan Punya Adik Lagi, Maia Estianty Hamil?

Berita ini sudah dipublikasikan sebelumnya di Suara.com.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Daft Funk Live dikenal sebagai salah satu tribute act paling prestisius di dunia yang menghadirkan interpretasi live dar...

seleb | 08:00 WIB

Titip Bunda di Surga-Mu di Yogyakarta jadi tontonan penuh haru yang mengingatkan arti kebersamaan keluarga sekaligus aja...

seleb | 14:13 WIB

Bandit adalah film action-crime-drama terbaru yang debut di JAFF 2025, menampilkan kisah kelam penuh ketegangan tentang ...

seleb | 22:12 WIB

Film ini memilih tetap berada di era 2000-an untuk merayakan cinta yang tumbuh di tengah reformasi, surat-surat, dan keh...

seleb | 09:24 WIB

LAKON Indonesia mengangkat kekayaan warisan tenun dari Nusa Tenggara Barat....

seleb | 13:53 WIB

Profil lengkap Rachquel Nesia, aktris cantik yang baru menikah dengan Kevin Royano. Simak perjalanan karier, biodata, da...

seleb | 11:43 WIB

Penting untuk merencanakan perjalanan ke USJ Osaka secara cermat agar pengalaman liburan tetap nyaman dan menyenangkan....

seleb | 13:03 WIB

Gagasan untuk menyorot detail tubuh Reza Rahadian berasal dari sang videografer, Davy Linggar....

seleb | 14:06 WIB

GJLS: Ibuku Ibu-Ibu adalah film yang menyegarkan dan beda dari komedi kebanyakan....

seleb | 16:15 WIB

Luna Maya memilih memakai adat Yogyakarta....

seleb | 21:27 WIB