Kapolri Baru Jenderal Suyudi Ario Seto Ungkap Ditelepon Istana Kamis Pagi Sebelum Dilantik

Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto mengaku baru menerima kabar ditunjuk sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo pada Kamis pagi sebelum menjalani uji kelayakan dan resmi dilantik.

Elara | MataMata.com
Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:36 WIB
Kapolri Baru Jenderal Suyudi Ario Seto Ungkap Ditelepon Istana Kamis Pagi Sebelum Dilantik

Kapolri Baru Jenderal Suyudi Ario Seto Ungkap Ditelepon Istana Kamis Pagi Sebelum Dilantik

matamata.com - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto mengungkapkan bahwa dirinya baru menerima kabar penunjukan dirinya sebagai orang nomor satu di Polri oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (1/10) pagi.

Kabar mengejutkan itu diterima Suyudi langsung dari pimpinan Istana menjelang pelaksanaan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di DPR RI. Kendati demikian, ia enggan membeberkan secara spesifik nama maupun jabatan pejabat yang menghubunginya.

"Kami baru mendapatkan informasi tadi pagi, sehingga kami langsung mempersiapkan diri untuk melaksanakan paparan proper test," ujar Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto saat ditemui usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis sore.

Meski persiapannya terbilang mendadak, Suyudi menyebut konsep dan visi-misi untuk memimpin Korps Bhayangkara sebenarnya sudah ia siapkan jauh-jauh hari. "Kami sudah punya konsep-konsep. Tentunya tadi dengan waktu yang terbatas, kami matangkan kembali," lanjutnya.

Proses penunjukan Suyudi berlangsung amat cepat. Usai menerima kabar di pagi hari, pencalonannya disetujui secara aklamasi oleh Komisi III DPR RI dalam uji kepatutan yang berlangsung sekitar 30 menit.

Rapat Paripurna Ke-8 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 kemudian mengesahkan keputusan tersebut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Pada Kamis sore, Presiden Prabowo resmi melantik Suyudi di Istana Negara.

Suyudi juga menegaskan bahwa dirinya sama sekali belum menerima sinyal atau informasi terkait pencalonan Kapolri saat menghadiri Rapat Terbatas (Ratas) bersama Presiden Prabowo pada Selasa (29/9). Dalam rapat tersebut, ia hadir dalam kapasitasnya sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI.

Ratas yang dihadiri pimpinan DPR RI dan jajaran menteri tersebut berfokus pada pembahasan rehabilitasi pengguna narkotika, penanganan krisis overcapacity di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), serta peredaran gelap narkoba di dalam Lapas. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto mengaku baru menerima kabar ditunjuk sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo pada Kamis pag...

news | 18:36 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi mengonfirmasi Presiden Prabowo Subianto akan melantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri ba...

news | 14:02 WIB

KPK menghadirkan Dirut Maktour Fuad Hasan Masyhur dan 7 saksi asosiasi travel dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi...

news | 11:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lubang Buaya, didampingi Wapres Gibran dan j...

news | 10:00 WIB

Menpora Erick Thohir mengimbau para atlet peraih medali Asian Games 2026 untuk menabung bonus mereka demi jaminan masa d...

news | 09:30 WIB