BI dan BCTL Kerja Sama QRIS Antarnegara dan Sistem Pembayaran Digital
matamata.com - Bank Indonesia (BI) dan Bank Sentral Timor-Leste (Banco Central de Timor-Leste/BCTL) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kerja sama di bidang sistem pembayaran dan inovasi keuangan digital.
Kesepakatan tersebut ditandatangani langsung oleh Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti dan Gubernur BCTL Hélder Lopes dalam rangkaian acara Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Indonesia Fintech Summit and Expo (FEKDI x IFSE 2026) di Jakarta, Jumat (25/9/2026).
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyatakan bahwa kedua bank sentral berkomitmen meningkatkan integrasi sistem pembayaran dan setelmen, penguatan hubungan bilateral, serta pertukaran informasi.
"Kesepakatan ini menjadi landasan penting bagi pengembangan konektivitas pembayaran antara Indonesia dan Timor-Leste, termasuk penjajakan penerapan QRIS Antarnegara," ujar Ramdan dalam keterangan resminya, Jumat (25/9/2026).
Langkah strategis ini diharapkan dapat memperlancar transaksi ekonomi kedua negara serta menciptakan layanan pembayaran lintas batas (cross-border payment) yang lebih efisien, aman, dan inklusif.
Sehari sebelum penandatanganan tersebut, Kamis (24/9/2026), Bank Indonesia juga menjalin kerja sama serupa dengan Hong Kong Monetary Authority (HKMA). Penandatanganan dilakukan oleh Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti dan Chief Executive HKMA Eddie Yue.
Melalui MoU dengan HKMA, BI akan menyelenggarakan dialog teknis, operasional, serta regulasi guna memfasilitasi interoperabilitas pembayaran lintas negara berbasis kode QR di kedua wilayah. (Antara)