Perdagangan Naik Tembus USD 154 M, China Sebut Indonesia Jangkar Kemitraan ASEAN

Dubes China untuk ASEAN Wang Qing sebut Indonesia jangkar kemitraan ASEAN-China. Nilai perdagangan bilateral capai 154,58 miliar dolar AS.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 25 September 2026 | 08:00 WIB
Perdagangan Naik Tembus USD 154 M, China Sebut Indonesia Jangkar Kemitraan ASEAN

Perdagangan Naik Tembus USD 154 M, China Sebut Indonesia Jangkar Kemitraan ASEAN

matamata.com - Duta Besar China untuk ASEAN, Wang Qing, menilai Indonesia memegang peran strategis sebagai "jangkar" bagi ASEAN. Posisi kuat ini dinilai mampu memperkuat kemitraan strategis antara China dan kawasan Asia Tenggara.

"Indonesia merupakan jangkar bagi ASEAN. Saya kira Indonesia juga dapat memainkan peran sebagai jangkar dalam kemitraan China-ASEAN. Itulah harapan saya, dan saya yakin akan hal tersebut," ujar Dubes Wang dalam peringatan lima tahun Kemitraan Strategis Komprehensif (Comprehensive Strategic Partnership/CSP) China-ASEAN di Jakarta, Kamis (24/9) malam.

Wang menegaskan bahwa Indonesia adalah salah satu mitra paling vital bagi China di kawasan. Kerjasama bilateral kedua negara telah melahirkan berbagai proyek strategis yang berdampak nyata.

Beberapa proyek percontohan yang tengah berjalan antara lain Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) serta skema Two Countries, Twin Parks (TCTP)—sebuah instrumen strategis untuk memperkuat investasi, perdagangan, dan pengembangan kawasan industri antarnegara.

Selain itu, pelaksanaan konsultasi 2+2 antara China dan Indonesia pada Agustus 2026 menjadi bukti nyata eratnya dinamika kerja sama kedua negara. Wang berharap hubungan bilateral ini menjadi model ideal bagi Kerja Sama Selatan-Selatan sekaligus penguat hubungan China-ASEAN.

Sejak pembentukan Kemitraan Strategis Komprehensif pada 2021, kerja sama China dan ASEAN terus menguat di pelbagai sektor, mulai dari perdagangan, investasi, konektivitas, ekonomi digital, hingga pertukaran antarmasyarakat (people-to-people exchange).

Pada 2025, total nilai perdagangan bilateral China-ASEAN berhasil menembus angka 1 triliun dolar AS, disokong sekitar 400 juta pertukaran masyarakat setiap tahunnya.

Secara khusus, kinerja perdagangan bilateral Indonesia dan China juga mencatatkan rekor positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai perdagangan kedua negara melonjak 13,2 persen pada 2025 menjadi 154,58 miliar dolar AS.

Capaian tersebut terdiri atas nilai ekspor Indonesia ke China sebesar 67,04 miliar dolar AS (naik 6,9 persen) dan impor sebesar 87,54 miliar dolar AS (naik 18,53 persen). Dengan kontribusi pangsa ekspor 23,7 persen dan impor 36,2 persen, China mengukuhkan posisinya sebagai mitra dagang utama bagi Indonesia. (Antara)

Baca Juga: Kementerian UMKM Siapkan Pelatihan Usaha dan Pembiayaan Bagi 14 Ribu KPM

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Polisi menyita ribuan obat keras ilegal seperti Tramadol dan Exsimer dari toko kelontong di Kemayoran, Jakarta Pusat. Du...

news | 08:32 WIB

Dubes China untuk ASEAN Wang Qing sebut Indonesia jangkar kemitraan ASEAN-China. Nilai perdagangan bilateral capai 154,5...

news | 08:00 WIB

Kementerian UMKM berkolaborasi dengan Kemensos menyiapkan pelatihan dan akses pembiayaan usaha bagi 14 ribu KPM agar man...

news | 07:15 WIB

Menko Yusril Ihza Mahendra mempersilakan media mengecek langsung temuan Ombudsman RI terkait dugaan fasilitas mewah bers...

news | 14:15 WIB

Pemerintah siapkan anggaran khusus dan bantuan alat berat bagi warga yang ingin membuka lahan tanpa membakar demi menceg...

news | 13:45 WIB