Kementerian UMKM Siapkan Pelatihan Usaha dan Pembiayaan Bagi 14 Ribu KPM

Kementerian UMKM berkolaborasi dengan Kemensos menyiapkan pelatihan dan akses pembiayaan usaha bagi 14 ribu KPM agar mandiri dan lepas dari bansos.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 25 September 2026 | 07:15 WIB
Kementerian UMKM Siapkan Pelatihan Usaha dan Pembiayaan Bagi 14 Ribu KPM

Kementerian UMKM Siapkan Pelatihan Usaha dan Pembiayaan Bagi 14 Ribu KPM

matamata.com - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bekerja sama dengan Kementerian Sosial meluncurkan program pemberdayaan bagi 14 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Langkah ini disiapkan untuk mendorong kelompok masyarakat rentan agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menjelaskan, pemberdayaan tersebut mencakup pelatihan, pendampingan usaha, hingga pembukaan akses pembiayaan melalui kolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan lembaga kemitraan lainnya.

“Tujuannya agar mereka berdaya, tumbuh, naik level, dan mandiri,” kata Maman saat Peluncuran Program Langkah Akselerasi Kapasitas Usaha Mikro Inklusif (LAKSMI) 2026 di Surabaya, Rabu (23/9/2026).

Maman mengungkapkan, sebanyak 14 ribu KPM yang disasar saat ini merupakan penerima program pemberdayaan sosial ekonomi yang dinilai siap dihubungkan ke ekosistem kewirausahaan. Ke depan, potensi penerima program ini diperkirakan mencapai 150 ribu KPM.

Menurut Maman, target akhir program ini bukan sekadar meningkatkan omzet usaha, melainkan menaikkan pendapatan keluarga, membuka lapangan kerja baru, serta mengurangi ketergantungan masyarakat pada bantuan sosial (bansos).

Pemerintah ingin merangkul masyarakat pada kelompok desil 1–4 (sangat miskin hingga rentan miskin) agar memiliki kesempatan meningkatkan taraf hidup melalui kegiatan produktif.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial Mira Riyati Kurniasih menyampaikan bahwa sinergi ini merupakan bentuk integrasi ekosistem pemberdayaan berkelanjutan.

Dalam kolaborasi ini, Kemensos berperan memperkuat kapasitas awal keluarga, sementara Kementerian UMKM melanjutkan prosesnya dengan mempertajam kapasitas kewirausahaan dan ekosistem bisnis.

“Yang kita bangun adalah rantai pemberdayaan, mulai dari penguatan keluarga, menghubungkan keluarga yang sudah siap dengan peluang pengembangan usaha, hingga mengakselerasi kapasitas usahanya agar mereka naik kelas dan mencapai graduasi kesejahteraan,” ujar Mira.

Data 14 ribu KPM tersebut kini telah diserahkan ke Kementerian UMKM untuk diproses lebih lanjut, dan cakupannya akan terus diperluas secara bertahap. (Antara)

Baca Juga: Berperan Protagonis di Sinetron 'Putri Pewaris', Esta Pramanita Sering Terbawa Emosi

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Polisi menyita ribuan obat keras ilegal seperti Tramadol dan Exsimer dari toko kelontong di Kemayoran, Jakarta Pusat. Du...

news | 08:32 WIB

Dubes China untuk ASEAN Wang Qing sebut Indonesia jangkar kemitraan ASEAN-China. Nilai perdagangan bilateral capai 154,5...

news | 08:00 WIB

Kementerian UMKM berkolaborasi dengan Kemensos menyiapkan pelatihan dan akses pembiayaan usaha bagi 14 ribu KPM agar man...

news | 07:15 WIB

Menko Yusril Ihza Mahendra mempersilakan media mengecek langsung temuan Ombudsman RI terkait dugaan fasilitas mewah bers...

news | 14:15 WIB

Pemerintah siapkan anggaran khusus dan bantuan alat berat bagi warga yang ingin membuka lahan tanpa membakar demi menceg...

news | 13:45 WIB