Prabowo Subianto Minta Pengadaan Alat Mitigasi Bencana Lebih Optimal
matamata.com - Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran pemerintah menggunakan prinsip "lebih baik lebih, daripada kurang" dalam merencanakan kebutuhan sarana dan prasarana mitigasi bencana. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan kesiapan memadai sebelum bencana, termasuk ancaman kebakaran hutan dan lahan, terjadi.
"Saya minta pemikiran kita dalam perencanaan kita gunakan prinsip ya, lebih baik lebih, daripada kurang," ujar Presiden dalam rapat terbatas penanganan sejumlah bencana di Indonesia yang dipantau secara daring melalui siaran langsung Sekretariat Presiden di Jakarta, Senin.
Dalam arahannya, Presiden meminta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy untuk menyiapkan perencanaan kebutuhan sarana penanganan bencana secara lebih optimal.
Prabowo menekankan pentingnya menambah ketersediaan alat utama penanganan darurat, seperti helikopter, pompa air, dan kendaraan pemadam kebakaran.
"Lebih banyak helikopter lebih baik, lebih banyak pompa air lebih baik, lebih banyak pemadam kebakaran lebih baik," tegasnya.
Menurut Kepala Negara, ketersediaan peralatan tersebut wajib dipersiapkan jauh hari sebelum bencana melanda agar pemerintah dapat memberikan respons secara cepat dalam situasi darurat.
"Jadi, kita siap sebelum kejadian," ucapnya.
Selain alat berat utama, Prabowo juga menginstruksikan pengadaan ekskorvator berukuran kecil yang dapat disiagakan langsung di tingkat desa, khususnya pada wilayah yang secara historis rawan mengalami kebakaran hutan.
Seluruh kebutuhan logistik dan infrastruktur mitigasi tersebut nantinya akan dituangkan ke dalam sebuah master plan penanggulangan bencana yang menyeluruh serta masif. (Antara)
Baca Juga: 27 Kali Nonton Masih Nangis! Denny Sumargo Bongkar Rahasia Hatinya Runtuh Demi Baby Udon