Menkeu Purbaya Pastikan Perekonomian Aman dari Dampak Bencana
matamata.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dan bencana yang melanda sejumlah wilayah tidak akan berdampak signifikan terhadap laju perekonomian nasional pada kuartal III dan IV tahun ini. Pemerintah bahkan tetap berambisi menggenjot pertumbuhan ekonomi sesuai target.
"Aman, dari anggaran tidak ada masalah. Dari ekonomi harusnya ada gangguan sedikit, tetapi tidak akan sampai memperlambat ekonomi secara signifikan," ujar Purbaya di Jakarta, Senin (7/9).
Ia menambahkan, target pertumbuhan ekonomi nasional masih on track. Pemerintah justru berupaya menggenjot kinerja fiskal dan ekonomi pada triwulan ketiga dan keempat.
Terkait penanganan darurat, Purbaya menjelaskan bahwa pendanaan awal bersumber dari anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kendati demikian, Kementerian Keuangan siap menggelontorkan dana tambahan jika eskalasi kebutuhan di lapangan meningkat.
"BNPB ada dana. Pasti pertama kali masuk BNPB kalau ada kebutuhan. Nanti kalau ada kebutuhan dana tambahan, baru kami kasih. Mudah-mudahan tidak besar dampaknya," tuturnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta, Banten, Lampung, dan kawasan sekitar Selat Sunda, untuk tetap tenang dan waspada menyusul peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Presiden meminta warga mematuhi seluruh arahan pemerintah dan tidak mendekati zona bahaya yang telah ditetapkan.
Pemerintah pusat melalui kementerian dan lembaga terkait—termasuk BNPB, BMKG, TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Kementerian Kesehatan, serta Kementerian Perhubungan—telah diminta untuk terus memantau situasi secara real-time dan memastikan kesiapsiagaan darurat berjalan optimal.
Khusus bagi masyarakat yang terdampak paparan abu vulkanik, Kepala Negara mengimbau agar senantiasa menjaga kesehatan, mengenakan masker atau pelindung pernapasan, serta mengurangi aktivitas luar ruangan jika kondisi udara dirasa cukup pekat. (Antara)