Tiba di NTT, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Bencana Gempa di Nagekeo

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat koordinasi penanganan dampak bencana gempa bumi di posko pengungsian Nagekeo, NTT.

Elara | MataMata.com
Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:54 WIB
Tiba di NTT, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Bencana Gempa di Nagekeo

Tiba di NTT, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Penanganan Bencana Gempa di Nagekeo

matamata.com - Presiden Prabowo Subianto langsung memimpin rapat koordinasi penanganan dampak bencana gempa bumi setibanya di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8/2026) siang.

Presiden bertolak dari Bali menggunakan helikopter kepresidenan Super Puma menuju Nagekeo. Setibanya di lokasi, Presiden melanjutkan perjalanan menggunakan mobil kepresidenan Maung Garuda menuju posko pengungsian di Markas Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834/Wakanga Mere, Desa Tonggurambang, Mbay, Nagekeo.

Di tenda yang disulap menjadi ruang rapat, Presiden menyalami satu per satu jajaran pejabat negara dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTT yang telah hadir mendahului kedatangannya.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri PU Dody Hanggodo, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Turut hadir pula Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, serta Kepala Badan Logistik Pertahanan Kemhan Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari. Dari pihak daerah, rapat diikuti Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Kapolda NTT Irjen Pol. Rudi Darmoko, dan Bupati Nagekeo Simplisius Donatus.

Sesi rapat dibuka oleh Seskab Teddy Indra Wijaya, dilanjutkan pemaparan situasi kebencanaan oleh Kepala BNPB Suharyanto. Dalam laporannya, Suharyanto menyampaikan pemetaan daerah terdampak, data korban, serta pembaruan proses penyaluran bantuan bagi para pengungsi.

Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa kunjungan kerja Presiden ke NTT bertujuan untuk memastikan koordinasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dan Polri berjalan efektif dalam penanggulangan dampak gempa di Pulau Flores.

"Pemerintah akan memastikan proses pemulihan dilanjutkan secara bertahap, tidak hanya melalui rehabilitasi fasilitas dan layanan yang terdampak, tetapi juga rekonstruksi untuk membangun kembali infrastruktur dan kehidupan masyarakat secara lebih baik dan berkelanjutan," ujar Prasetyo Hadi. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pimpinan DPR RI berjanji mengesahkan RUU Perampasan Aset pada 15 Desember 2026. Sufmi Dasco Ahmad bahkan siap mundur dar...

news | 13:30 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan Gedung DPR terbuka menerima aspirasi masyarakat sesuai prosedur. Simak mekanismeny...

news | 13:15 WIB

Komisi III DPR RI menargetkan RUU Perampasan Aset disahkan pada Desember 2026 demi memaksimalkan pemulihan kerugian nega...

news | 11:23 WIB

Kementerian ESDM menyalurkan 48 genset dan mendirikan 30 posko bencana untuk menunjang fasilitas kesehatan pascagempa bu...

news | 10:15 WIB

Polda Metro Jaya mengerahkan 4.274 personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa di Gedung DPR/MPR RI dan kawasan ...

news | 09:26 WIB