Seskab Teddy Tegaskan Dukungan Presiden Prabowo untuk Program Magang Nasional 2026
matamata.com - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan dukungan penuh Presiden Prabowo Subianto terhadap Program Magang Nasional. Komitmen tersebut dibuktikan melalui peningkatan kuota penerima manfaat pada tahun ini.
“Tentunya program ini didukung penuh oleh Bapak Presiden. Beliau memberikan apresiasi penuh. Buktinya, jika tahun lalu kuotanya 100 ribu peserta, sekarang meningkat menjadi 150 ribu peserta,” ujar Teddy dalam konferensi pers usai acara kick off di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Teddy menjelaskan, para peserta magang akan menerima uang saku atau gaji dari pemerintah yang disesuaikan dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di lokasi magang masing-masing. Bagi peserta yang ditempatkan di Jakarta, pemerintah mengalokasikan pembayaran sekitar Rp5,7 juta yang dicairkan mulai 10 September 2026.
“Bapak Presiden memberikan upah atau gaji yang sesuai dengan UMK tempat mereka bekerja, dan jumlahnya cukup besar. Insyaallah, tanggal 10 September bulan depan peserta di Jakarta langsung menerima gaji Rp5,7 juta,” kata Teddy.
Ia berharap manfaat Program Magang Nasional dapat tersosialisasi dengan luas sehingga makin diminati masyarakat. Selain itu, peserta yang telah menyelesaikan masa magang diharapkan bisa langsung diserap sebagai karyawan tetap di perusahaan penerima.
“Tahun lalu hampir 40 persen peserta magang langsung direkrut bekerja. Ini membuktikan kualitas peserta dan proses rekrutmen berjalan sangat baik. Selama enam bulan magang dan dilatih, perusahaan puas dengan kinerja adik-adik ini,” tutur Teddy.
Pada kesempatan yang sama, Kementerian Ketenagakerjaan menetapkan 46.160 lulusan perguruan tinggi sebagai peserta Program Magang Nasional Tahun 2026 Batch 1 Angkatan ke-2. Jumlah tersebut tersaring dari total 732.483 pendaftar yang mengikuti serangkaian tahapan seleksi administrasi hingga pengajuan lamaran.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, menyampaikan bahwa penentuan peserta dilakukan secara ketat.
“Kementerian Ketenagakerjaan melakukan proses seleksi melalui sidang pleno dan menetapkan 46.160 orang dinyatakan lolos sebagai peserta Program Pemagangan Nasional Angkatan Kedua Batch 1 Tahun 2026,” ujar Darmawansyah. (Antara)
Baca Juga: Mensesneg Prasetyo Hadi: Penanganan Karhutla akibat El Nino Jadi Prioritas Utama Pemerintah