Wali Kota New York Zohran Mamdani Desak AS Tangkap PM Israel Benjamin Netanyahu

Wali Kota New York Zohran Mamdani mendesak pemerintah federal AS mendukung ICC untuk menangkap PM Israel Benjamin Netanyahu, bertentangan dengan kebijakan Donald Trump.

Elara | MataMata.com
Kamis, 23 Juli 2026 | 07:00 WIB
Wali Kota New York Zohran Mamdani Desak AS Tangkap PM Israel Benjamin Netanyahu

Wali Kota New York Zohran Mamdani Desak AS Tangkap PM Israel Benjamin Netanyahu

matamata.com - Wali Kota New York, Zohran Mamdani, mendesak pemerintah federal Amerika Serikat (AS) untuk mendukung Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan memfasilitasi penangkapan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Desakan tersebut disampaikan Mamdani usai meminta pemerintah kota untuk meninjau kembali sejumlah undang-undang yang berkaitan dengan eksekusi surat perintah ICC.

"Pemerintah Amerika Serikat memiliki kapasitas untuk bergabung dengan Mahkamah Pidana Internasional dan mengeksekusi surat perintah tersebut. Itu adalah sesuatu yang ingin saya lihat terjadi," tegas Mamdani kepada wartawan, Rabu (22/7).

Meskipun menyadari bahwa pemerintah kota New York tidak memiliki wewenang independen untuk menegakkan surat perintah internasional, Mamdani meyakini pemerintah federal memiliki instrumen penuh untuk memfasilitasi penangkapan tersebut.

Sebelumnya, ICC telah menerbitkan surat perintah penangkapan pada November 2024 terhadap Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant. Keduanya dituduh melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Jalur Gaza.

Secara terbuka, Mamdani melabeli Netanyahu sebagai "penjahat perang" dan menegaskan bahwa pemimpin Israel tersebut tidak diterima di New York. Sebagai warga negara AS, Mamdani juga merasa negaranya turut memikul tanggung jawab atas tingginya korban jiwa di Gaza, mengingat uang pajak warga digunakan untuk mendanai pasokan bom militer.

Sikap keras Mamdani ini berbanding terbalik dengan kebijakan pemerintah federal AS. Pada Senin (20/7), Presiden AS Donald Trump secara tegas menjamin bahwa Netanyahu "tidak akan ditangkap" selama berada di wilayah Amerika Serikat.  (Antara)

×
Zoomed
TERKINI

Wapres Gibran Rakabuming Raka mendukung program UTDI untuk melatih santri di bidang AI, Big Data, dan keamanan siber gun...

news | 10:14 WIB

Kemenekraf dorong akselerasi industri komik nasional lewat pemetaan ekosistem terpadu dan regulasi pemerataan distribusi...

news | 11:00 WIB

Kemenhub imbau calon penumpang aktif cek status penerbangan akibat meluasnya kabut asap karhutla yang mengganggu ribuan ...

news | 10:00 WIB

BNPB siapkan mitigasi kekeringan dan operasi modifikasi cuaca hadapi fenomena El Nino sangat kuat yang diproyeksikan BMK...

news | 09:30 WIB

Komisi III DPR menolak usulan DEN yang ingin menghapus unsur kerugian negara dalam definisi korupsi. DPR menilai hal itu...

news | 09:13 WIB