Kabar Gembira! Bukan Hanya Bonus, Atlet Indonesia Kini Bakal Punya Dana Pensiun

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir untuk segera mempersiapkan skema dana pensiun bagi atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Elara | MataMata.com
Kamis, 08 Januari 2026 | 19:50 WIB
Presiden Prabowo Subianto (tengah) didampingi Menpora Erick Thohir (kedua kanan) bersama atlet triathlon Martina Ayu Pratiwi (kiri) menyanyikan lagu Indonesia Raya saat penyerahan bonus kepada atlet peraih medali pada SEA Games Thailand di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2025). Pemerintah menyerahkan bonus senilai Rp465,25 miliar kepada seluruh atlet dan ofisial Indonesia peraih medali pada ajang SEA Games Thailand 2025. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.

Presiden Prabowo Subianto (tengah) didampingi Menpora Erick Thohir (kedua kanan) bersama atlet triathlon Martina Ayu Pratiwi (kiri) menyanyikan lagu Indonesia Raya saat penyerahan bonus kepada atlet peraih medali pada SEA Games Thailand di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2025). Pemerintah menyerahkan bonus senilai Rp465,25 miliar kepada seluruh atlet dan ofisial Indonesia peraih medali pada ajang SEA Games Thailand 2025. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.

Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir untuk segera mempersiapkan skema dana pensiun bagi atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Keputusan ini diambil setelah Presiden berdialog langsung dengan para atlet mengenai rencana karier masa depan mereka. Menpora Erick Thohir menyampaikan bahwa perhatian Presiden tidak hanya berhenti pada pemberian bonus prestasi, tetapi juga jaminan kesejahteraan jangka panjang.

"Tadi waktu bersalaman, semua atlet ditanya satu-satu rencana kariernya ke depan. Beliau langsung menginstruksikan saya untuk menyiapkan dana pensiun atlet dan pelatih," ujar Erick Thohir dalam keterangan tertulis, Kamis (8/1/2026).

Meski skema teknis dana pensiun tersebut masih dalam tahap penggodaan, Erick mengapresiasi langkah nyata Presiden yang ingin memastikan masa tua para pahlawan olahraga tetap terjamin.

"Presiden benar-benar mendorong kami untuk berprestasi dan mengibarkan Merah Putih. Apresiasi ini luar biasa, bukan hanya bonus sebagai tabungan, tapi juga perhatian pada masa depan. Saya yakin olahraga kita akan semakin berkembang," tambahnya.

Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam meningkatkan apresiasi bagi insan olahraga. Terbaru, pemerintah memberikan bonus sebesar Rp1 miliar bagi atlet peraih medali emas SEA Games 2025 Thailand.

Angka tersebut mencatatkan sejarah sebagai bonus tertinggi sepanjang sejarah SEA Games, melonjak dua kali lipat dibandingkan edisi Kamboja yang sebesar Rp500 juta.

Kenaikan bonus ini menjadi ganjaran atas prestasi gemilang Tim Merah Putih di Thailand. Indonesia berhasil menduduki peringkat kedua klasemen akhir dengan raihan 91 emas dari total 333 medali. Capaian ini sekaligus memutus tren negatif Indonesia saat berlaga di luar status sebagai tuan rumah. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menteri Perdagangan Budi Santoso siapkan 3 Permendag baru untuk ekspor CPO, batu bara, dan ferroalloy. Mulai 1 Januari 2...

news | 15:18 WIB

IHSG hari ini ambles lebih dari 4 persen ke level 5.694. Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan pemerintah tak siapkan int...

news | 14:18 WIB

Presiden ke-6 RI SBY menegaskan dalam Asia Grassroots Forum 2026 bahwa UMKM adalah agenda ekonomi strategis dan tameng u...

news | 13:41 WIB

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menemui Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta di Dili untuk mematangkan rencana kunjungan ...

news | 13:15 WIB

KPK menduga Wamen Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim menerima aliran uang pemerasan pengurusan KITAS/KITAP ratusan ...

news | 11:57 WIB

Istana angkat bicara terkait penahanan Wamen Imipas Silmy Karim oleh KPK dan penetapan tersangka eks pimpinan BGN oleh K...

news | 10:45 WIB

KPK resmi menahan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim terkait kasus dugaan korupsi pengurusan...

news | 09:19 WIB

Presiden Prabowo Subianto panggil BPKP dan PPATK setelah mencium indikasi penyelewengan oleh pimpinan di Badan Gizi Nasi...

news | 08:26 WIB

Eks Wamenaker Immanuel Noel Ebenezer menghadapi sidang vonis kasus dugaan pemerasan sertifikat K3 dan gratifikasi di PN ...

news | 07:15 WIB

Anggota DPR RI Yan Mandenas meminta Kepala BGN baru Nanik S. Deyang fokus benahi distribusi dan kualitas program Makan B...

news | 06:00 WIB