Prabowo Tekankan Dokter Harus Cukup Istirahat demi Keputusan Tepat Saat Operasi

Presiden RI Prabowo Subianto menekankan pentingnya para dokter memiliki waktu istirahat yang cukup agar dapat mengambil keputusan terbaik, terutama ketika menjalankan operasi pasien.

Elara | MataMata.com
Rabu, 27 Agustus 2025 | 07:00 WIB
Prabowo Tekankan Dokter Harus Cukup Istirahat demi Keputusan Tepat Saat Operasi

Prabowo Tekankan Dokter Harus Cukup Istirahat demi Keputusan Tepat Saat Operasi

matamata.com - Presiden RI Prabowo Subianto menekankan pentingnya para dokter memiliki waktu istirahat yang cukup agar dapat mengambil keputusan terbaik, terutama ketika menjalankan operasi pasien.

Pesan tersebut disampaikan Presiden saat meresmikan Gedung Layanan Terpadu dan Institut Neurosains Nasional Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Mahar Mardjono, Jakarta, Selasa (27/8).

"Saya akan beri saudara-saudara cukup waktu untuk istirahat. Karena yang kita butuh dari saudara adalah leadership management, the best decision. Best decision berarti saudara harus dalam keadaan segar apalagi kalau dokternya enggak segar, nanti operasinya enggak bagus. Jadi dokter-dokter juga harus cukup istirahat," ujar Presiden Prabowo.

Dalam sambutannya, Kepala Negara juga berpesan kepada jajaran manajemen rumah sakit agar memastikan dokter mendapatkan waktu istirahat yang layak.

Peresmian gedung baru RSPON ini disebut menandai peningkatan layanan kesehatan otak di Indonesia. Fasilitas tersebut tidak hanya fokus pada pelayanan medis, tetapi juga pendidikan dan penelitian.

Prabowo menegaskan RSPON memiliki peran strategis sebagai pusat riset unggulan sekaligus tempat mencetak dokter spesialis saraf. Ia juga mengaku kagum dengan kemajuan fasilitas dan kualitas tenaga medis di rumah sakit tersebut setelah meninjau secara langsung sebelum peresmian.

"Saya tadi keliling, saya melihat rumah sakit ini sekarang sudah secara fisik, dan secara alat, dan secara spesialis ahli-ahli, saya sudah melihat tidak kalah dengan rumah sakit-rumah sakit yang terbaik di luar negeri," katanya.

Gedung layanan terpadu ini dilengkapi 254 tempat tidur tambahan, kamar operasi, laboratorium, serta teknologi MRI mutakhir. Fasilitas neurorestorasi juga diperluas agar dapat melayani lebih banyak pasien.

Presiden pun mengapresiasi penguasaan teknologi kedokteran saraf di RSPON, mulai dari operasi tumor otak hingga terapi penyakit degeneratif. Ia menegaskan bahwa peresmian ini menjadi bukti komitmen pemerintah memperkuat layanan kesehatan berbasis riset dan teknologi modern.

Hadir dalam peresmian tersebut antara lain Duta Besar Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, serta Direktur Utama RSPON Mahar Mardjono dr. Adin Nurkhasanah. (Antara)

Baca Juga: Ahn Hyo Seop akan Gelar Konser Perdana di Jakarta

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pemerintah pusat menargetkan praktik open dumping sampah berhenti dalam dua tahun. Pemprov Jabar siapkan Pergub dan sank...

news | 17:37 WIB

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo tegaskan komitmen Polri kawal hak, kesejahteraan buruh, dan sinergi jaga ikli...

news | 17:33 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan stok pangan aman hadapi musim kemarau dengan cadangan 5 juta ton beras d...

news | 14:20 WIB

Jaksa Agung ST Burhanuddin resmi melantik pejabat utama Kejaksaan Agung, termasuk Wakil Jaksa Agung Asep Nana Mulyana da...

news | 13:42 WIB

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Panggah Susanto mengingatkan aturan baru tembakau dalam PP 28 Tahun 2024 berpotensi menekan...

news | 11:41 WIB