SBY Dirawat di RSPAD, Tetap Semangat Melukis Meski Tangan Diinfus

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat sekaligus Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), saat ini tengah menjalani perawatan medis di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 19 Juli 2025 | 12:00 WIB
SBY Dirawat di RSPAD, Tetap Semangat Melukis Meski Tangan Diinfus

SBY Dirawat di RSPAD, Tetap Semangat Melukis Meski Tangan Diinfus

matamata.com - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat sekaligus Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), saat ini tengah menjalani perawatan medis di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

Informasi ini disampaikan melalui akun Instagram @aniyudhono yang telah terverifikasi. Dalam unggahannya, disebutkan bahwa kondisi kesehatan SBY terus menunjukkan perkembangan positif.

"Saat ini Bapak SBY sedang menjalani perawatan di RSPAD Gatot Soebroto. Alhamdulillah, kondisi beliau terus menunjukkan progres yang baik dan penanganan medis berjalan lancar," tulis akun tersebut pada Sabtu (19/7).

Meski tengah dirawat, SBY tetap menyempatkan diri melakukan kegiatan favoritnya, yakni melukis. Dalam foto yang diunggah, terlihat SBY memegang kuas dengan tangan kiri, sementara tangan kanannya masih terpasang selang infus.

"Meski tangan kanan beliau masih diinfus, semangat untuk berkarya tak surut. Dengan tangan kiri, beliau kembali memegang kuas dan larut dalam warna-warna. Sungguh menjadi momen yang menghangatkan hati," lanjut keterangan dalam unggahan itu.

Namun demikian, tidak dijelaskan secara rinci penyakit yang diderita SBY maupun sejak kapan ia mulai dirawat di rumah sakit.

"Mohon doa terbaik dari sahabat semua agar Bapak SBY lekas pulih dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Terima kasih atas perhatian dan dukungannya," tutup unggahan tersebut. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

TNI AL mengerahkan tiga kapal perang (KRI Leuser-924, KRI Kerambit-627, KRI Lepu-861) untuk mencari 5 jurnalis hilang di...

news | 15:44 WIB

Polisi memeriksa 8 saksi kasus kebakaran di Paniai, Papua Tengah, yang menewaskan 11 orang dan merugikan Rp2 miliar. Pen...

news | 15:41 WIB

DPR RI bakal berkoordinasi dengan pemerintah merespons usulan perpanjangan masa jabatan kepala desa (Kades AMJ) demi efi...

news | 13:07 WIB

KPK memanggil Kepala Perum Bulog Jateng dan 37 saksi terkait dugaan korupsi bansos beras PKH Kemensos yang merugikan neg...

news | 12:09 WIB

Pemprov DKI Jakarta mengecek langsung penerima bansos di lapangan guna memastikan bantuan tepat sasaran di masa transisi...

news | 10:45 WIB