Life

Viral Video Pedagang Bentak Balik Polisi karena PPKM, Curhatannya Pilu

"Bapak berseragam dapat gajian, saya gak punya apa-apa! ucapnya dari dalam dari hati.

Tinwarotul Fatonah

Viral video pedangan bentak polisi. (Instagram)
Viral video pedangan bentak polisi. (Instagram)

Matamata.com - Seorang pedangan balik membentak pihak kepolisian saat warung kopinya disuruh tutup karena PPKM.

Aksi pembubaran itu viral di media sosial. Video tersebut diunggah oleh seorang netizen di media sosial Twitter dengan akun @DewinthaNonong, Minggu kemarin.

Video adu mulut tersebut disebutkan terjadi antara oknum polisi dan seorang pemilik warkop alias warung kopi.

Viral video pedangan bentak polisi. (Instagram)
Viral video pedangan bentak polisi. (Instagram)

Dalam video berdurasi satu menit yang beredar, seorang polisi tampak memarahi dan membentak sang pemilik warkop sambil menunjuk-nunjuknya.

Namun, hal yang tak disangka-sangka terjadi ketika sang pemilik warkop tiba-tiba berdiri dan justru memarahi dan membentak balik sang polisi dengan nada tinggi alias berteriak.

Sambil menyodorkan tangan ke hadapan sang polisi, pemilik warkop dengan berani menantang agar dirinya ditangkap.

Viral video pedangan bentak polisi. (Instagram)
Viral video pedangan bentak polisi. (Instagram)

“Bapak kalau mau tangkap saya, tangkap Pak! Saya gak kriminal. Saya gak bawa narkoba di sini, tangkap saya, penjara saya!” ujarnya dalam video itu.

Ia kemudian melanjutkan dengan ucapan menohok dan membandingkan kehidupannya dengan polisi yang mendapat gaji bulanan, sementara dirinya tidak.

“Saya cuma mikirin anak-anak saya makan! Buat bayar sekolah! Bapak berseragam dapat gajian, saya gak punya apa-apa!” bentaknya emosional.

Kontan saja unggahan video tersebut dibanjiri komentar oleh para netizen yang tampak turut prihatin.

Viral video pedangan bentak polisi. (Instagram)
Viral video pedangan bentak polisi. (Instagram)

“‘Bapak masih gajian, Pak, sementara saya gak bisa makan’. Nohok gak sih, PPKM ini aman untuk mereka yang masih terima gaji tiap bulan. Tapi mereka yg bisa makan jika ada yg beli tiap hari, yg mengandalkan keramaian biar dapur ngebul? Pemerintah gak mikir kelas ini?” komentar netizen.

“Maksud gw tu gini lho, bapak aparat yg terhormat, saya paham bapak2 sekalian itu menegakkan aturan, tapi mbok ya gausah bentak2 bisa gasih?? Mbok ya dibilangi pelan2 kan bisa to, wong ya punya telinga bisa denger. Amarah ga akan nyelesaikan apapun, udah paling keras, salah pulak,” tambah netizen lainnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report