Life

Konser 7 Ruang Salam Natal Danau Toba Sukses Galang Dana Rp 230 Juta

Donasi tersebut akan diperuntukkan buat membantu pembiayaan sekolah anak-anak kurang beruntung namun berprestasi.

Yohanes Endra | Rena Pangesti

Joy Tobing (MataMata.com/Alfian Winanto)
Joy Tobing (MataMata.com/Alfian Winanto)

Matamata.com - Konser 7 Ruang, Salam Natal Danau Toba sukses digelar tadi malam, Minggu (28/12/2020). Perayaan Natal secara virtual yang diadakan di kanal YouTube DSS Music tersebut disaksikan ribuan penonton.

Sejumlah pengisi acara hadir meramaikan suasana Natal di konser daring tersebut. Salah satunya adalah Joy Tobing yang tampil anggun dengan pakaian daerahnya.

Juara 1 Indonesian Idol itu membawakan beberapa lagu di antaranya Anakhon Hu Hasian hingga hits populernya, Semua Karena Cinta.

Di kesempatan itu juga, Joy Tobing menyampaikan makna Natal dan kasih Tuhan dalam hidupnya.

Konser 7 Ruang, Salam Natal Danau Toba [istimewa]
Konser 7 Ruang, Salam Natal Danau Toba [istimewa]

“Natal adalah anugerah terbesar yang diberikan Tuhan buat kita. Untuk Tuhan memberikan kesempatan pada kita, memulihkan diri, untuk terus mengandalkan Tuhan dan menjadikannnya berkat terhadap sesama,” ujarnya.

Momen lain yang tak boleh terlewatkan adalah adanya penggalangan dana yang dilakukan Yayasan Gaja Toba untuk anak-anak kurang beruntung di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara.

Donasi tersebut akan diperuntukkan buat membantu pembiayaan sekolah anak-anak kurang beruntung namun berprestasi.

Dari acara yang berlangsung selama lebih dari tiga jam, dana yang terkumpul mencapai Rp 230 juta. Ini didapat dari donasi melalui rekening bank Rp Rp 99.356.953 serta donatur yang menyumbang USD 250.

Dua di antara penerima beasiswa dari Gaja Toba adalah Daniel dan Juliana. Mereka menceritakan awal mula mendapatkan beasiswa dan akhirnya sampai mendapatkan dana untuk kuliah.

“Di sekolah ada pengumuman mengenai Gaja Toba yang melayani anak-anak berpotensi dan kuliah. Setelah aku dapat informasi, aku mencoba mendaftar dan ada tesnya,” kata Daniel.

Ia pun lulus tes tersebut dan mendapat bimbingan belajar serta beasiswa kuliah di IPB.

“Dibimbing selama setahun, diberikan informasi, semangat yang memotivasi untuk berjuang,” ujar lelaki asal Samosir ini.

Berbeda halnya dengan Daniel, Juliana justru mendapatkan beasiswa saat sudah kuliah di IPB.

“Awalnya tahu informasi penerimaan beasiswa dari temannya. Saya lolos Puji Tuhan, sampai sekarang di support uang kuliah dan uang bulanan,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report