Biar Makin Dilirik Investor, Arkadia Digital Media Lakukan Pemecahan Saham

Pemecahan saham diharapkan akan menjadikan harga saham berkode DIGI ini menjadi sangat menarik bagi para investor, khususnya investor retail.

Tinwarotul Fatonah | MataMata.com
Jum'at, 23 Oktober 2020 | 13:58 WIB
Direktur Utama PT Arkadia Digital Media Tbk, Wiliam Martaputra (tengah), bersama Komisaris Utama Stephen K Sulistyo (kiri) dan Direktur Suwarjono, saat berbicara dalam agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan yang digelar di Jakarta, Jumat (23/10/2020). (Matamata.com/Angga Budhiyanto)

Direktur Utama PT Arkadia Digital Media Tbk, Wiliam Martaputra (tengah), bersama Komisaris Utama Stephen K Sulistyo (kiri) dan Direktur Suwarjono, saat berbicara dalam agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan yang digelar di Jakarta, Jumat (23/10/2020). (Matamata.com/Angga Budhiyanto)

Matamata.com - PT Arkadia Digital Media Tbk (IDX: DIGI) selaku induk perusahaan Suara.com dan sejumlah portal berita vertikal lainnya, pada Jumat, 23 Oktober 2020, menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Digelar di Jambuluwuk Thamrin Hotel, Jakarta Pusat, agenda satu-satunya dalam RUPSLB Perseroan kali ini adalah persetujuan pemecahan saham atau stock split. Hadir dalam kesempatan ini seluruh jajaran Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Perseroan, beserta sejumlah pemegang saham.

Masih berada dalam masa penanggulangan pandemi Covid-19, berbagai protokol ketat pun diterapkan dalam agenda rapat Perseroan kali ini. Termasuk di antaranya terkait aturan kebersihan, penggunaan masker, hingga physical distancing.

Dalam RUPSLB ini, Perseroan memutuskan melaksanakan pemecahan saham (stock split) dengan perbandingan 1:5 dari semula nilai nominal Rp 100,- (seratus Rupiah) per saham menjadi Rp 20,- (dua puluh Rupiah) per saham. Setelah pemecahan saham ini pula, jumlah saham beredar dari semula 325.000.000 menjadi 1.625.000.000 lembar saham.

Komisaris Utama PT Arkadia Digital Media Tbk, Stephen K Sulistyo (kedua dari kiri), bersama Komisaris Independen Ariyo Ali Suprapto (kiri), Direktur Utama Wiliam Martaputra, dan Direktur Suwarjono (kanan), saat memimpin agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan yang digelar di Jakarta, Jumat (23/10/2020). (Matamata.com/Angga Budhiyanto)
Komisaris Utama PT Arkadia Digital Media Tbk, Stephen K Sulistyo (kedua dari kiri), bersama Komisaris Independen Ariyo Ali Suprapto (kiri), Direktur Utama Wiliam Martaputra, dan Direktur Suwarjono (kanan), saat memimpin agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan yang digelar di Jakarta, Jumat (23/10/2020). (Matamata.com/Angga Budhiyanto)

Manajemen Perseroan menjelaskan, pemecahan saham dengan rasio tersebut diharapkan akan menjadikan harga saham DIGI menjadi sangat menarik bagi para investor, khususnya investor retail. Langkah ini pun diharapkan memberikan dampak yang maksimum terhadap likuiditas perdagangan saham Perseroan, serta memberikan nilai tambah bagi pemegang saham publik.

"Pemecahan saham dengan rasio tersebut menjadikan harga saham perseroan menjadi lebih menarik bagi para investor, sehingga memberikan dampak maksimum terhadap likuiditas perdagangan saham Perseroan," kata CEO PT Arkadia Digital Media Tbk, Wiliam Martaputra.

Sebelumnya, pada Juli 2020 lalu, Arkadia juga diketahui baru saja menggelar agenda RUPST sekaligus RUPS Independen, dengan salah satu keputusan penting adalah persetujuan masuknya pendanaan dari Media Development Investment Fund (MDIF) Media Finance I B.V. MDIF adalah lembaga yang dikenal berkomitmen membantu pengembangan media independen, bisnis media kompetitif, berkelanjutan dan media tangguh, yang sudah beroperasi di lebih dari 40 negara.

Lantas pada akhir Agustus 2020 lalu, Perseroan secara resmi meluncurkan program pengembangan konten lokal di 14 provinsi di Indonesia. Peluncuran program konten-konten spesifik lokal di bawah nama Suara Regional itu digelar bersamaan dengan sebuah webinar bertema "Strategi Kampanye Pilkada di Tengah Pandemi". Sejak resmi diluncurkan, sejauh ini program tersebut berjalan lancar dan sudah mulai memberi dampak positif, baik terhadap Perseroan sendiri maupun bagi daerah-daerah yang diseriusi pengembangan konten-konten lokalnya.

"Perseroan akan terus mengembangkan konten lokal dengan menambah Suara Regional. Ini sejalan dengan pertumbuhan pengakses di berbagai daerah yang tumbuh dan berkembang pesat, " kata Suwarjono, Editor in Chief Suara.com.

Saat ini pun, Perseroan melalui anak-anak usahanya seperti portal berita Suara.com, terus melakukan pengembangan lanjutan dan berbagai program lainnya, termasuk yang bekerja sama dengan berbagai media lokal di daerah-daerah, maupun dengan sejumlah besar mitra lainnya. Setidaknya, beberapa program maupun jenis konten baru telah dan akan diluncurkan oleh Perseroan dalam beberapa bulan ini.

Baca Juga: Terima Dana MDIF, PT Arkadia Digital Media Tbk Kembangkan Media Lokal

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Refleksi Mendalam dari Film "Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan. Siap Tayang 13 mei 2026!...

life | 16:05 WIB

Film ini memotret realitas tajam tentang ambisi, harga sebuah pilihan, dan bagaimana rasanya berdiri tegak saat semua or...

life | 13:08 WIB

Badut Gendong membawakan kisah Darso dan Darsi, sepasang penari Badut Gendong yang selalu dihadapi ketidakadilan dari or...

life | 12:55 WIB

Produksi ini menjadi langkah besar bagi perkembangan teater musikal Indonesia....

life | 13:43 WIB

Daya pikat terbesar Badut Gendong terletak pada posisinya sebagai bagian dari jagat sinematik Qodrat....

life | 12:18 WIB

Jagat Universe Qodrat yang telah sukses mengumpulkan lebih dari 3,9 juta penonton ini kini terasa jauh lebih luas, lebih...

life | 17:58 WIB

Badut Gendong adalah film horor-action karya Charles Gozali yang menghadirkan teror menegangkan sekaligus drama emosiona...

life | 14:26 WIB

Para finalis terbaik kembali bertemu di panggung utama untuk memperebutkan gelar juara....

life | 11:06 WIB

Getaran emosinya terasa nyata melalui pengakuan jujur aktris Dinda Kanya Dewi yang tak kuasa menahan haru usai menyaksik...

life | 17:52 WIB

Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan sukses bikin penonton Jogja penuh haru dengan kisah keluarga menghadapi Alzh...

life | 16:24 WIB