Banyak Tantangan, Ini Alasan Nikita Willy Mau Main Film Tentang Haidar Alwi

Nikita Willy Jadi pemeran utama dalam film bertajuk Jangan Berhenti Menyayangi Aku karya Dedi Setiadi.

Yoeni Syafitri Sekar Ayoe | MataMata.com
Kamis, 12 Maret 2020 | 19:00 WIB
Nikita Willy (MataMata.com/Evi Ariska]

Nikita Willy (MataMata.com/Evi Ariska]

Matamata.com - Aktris cantik Nikita Willy dipercaya menjadi pemeran utama dalam film bertajuk Jangan Berhenti Menyayangi Aku karya Dedi Setiadi. Kekasih Indra Priawan itu berperan sebagai Miranti dalam film tersebut.

Gara-gara sosok Haidar Alwi yang dikagumilah yang membuat Nikita Willy mau menerima peran sebagai Miranti.

"Pada saat saya ditawari film ini saya tuh kayak cari di Google siapa beliau (Haidar Alwi). Dan setelah itu saya cukup kagum dengan sosok beliau seorang relawan sangat dicintai negaranya," kata Nikita Willy, saat ditemui di kawasan Serpong, Tanggerang Selatan, Kamis (12/3/2020).

Selain Haidar Alwi, sosok sutradara bertangan dingin Dedi Setiadi yang membuat Nikita Willy tak berpikir banyak untuk memutuskan mengambil peran pada film itu

"Main film kebangsaan dan kenapa aku terima film ini karena jujur saya ngefans sama mas Dedi Setiadi. Karena dari kecil saya selalu nonton film Keluarga Cemara, jadi pas tahu director-nya mas Dedi Setiadi saya langsung terima," ungkap wanita berusia 25 tahun itu.

Lebih lanjut, Nikita Willy mengungkapkan kesulitan dalam perankan Miranti. Hal ini karena dirinya harus berpakaian dan berkomunikasi sesuai dengan zaman dengan latarbelakang ditahun 1990. 

Nikita Willy [Evi Ariska/Suara.com]
Nikita Willy [Evi Ariska/Suara.com]

"Karena ini aku pertamakali juga bermain film yang latar belakangnya tahun 1990. Biasanya kan tahun 2000, tahun sekarang lah, jadi kayak pastinya dari penampilan saja sudah berbeda," ujar Nikita Willy.

Film Jangan Berhenti Menyayangi Aku berkisah tentang Haidar Alwi Care, seorang relawan yang sangat menghargai moral, norma hidup, etika dan kemanusiaan. Film yang punya banyak nilai-nilai berharga bagi kehidupan rakyat Indonesia ini  merupakan produksi film pertama dari rumah produksi Sinta Perkasa Film. [Herwanto]

Baca Juga: Nikita Willy Daki Gunung Himalaya, Ibunda Khawatirkan Wabah Virus Corona

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Mengusung tema ARS LONGA: GENERATIO, ARTJOG mengajak publik melihat kembali hubungan antargenerasi melalui praktik seni....

life | 10:51 WIB

Kemenangan Naga Sembilan menjadi salah satu highlight utama gelaran IHR Piala Paku Alam 2026....

life | 15:27 WIB

Youth Break the Boundaries umumkan pemenang Japan Youth Summit (JYS) 2026 di Osaka, ajang pemuda dunia berinovasi, tukar...

life | 13:24 WIB

Ada 6 faktor atau elemen yang membuat manajemen merasa optimistis untuk perkembangan dan kemajuan bisnis ke depan....

life | 19:20 WIB

Sebagai pembuka trilogi, ARTJOG 2026 mengusung tema Ars Longa: Generatio....

life | 11:53 WIB

Trailer yang ditampilkan bukan hanya menghadirkan jumpscare, tapi membangun rasa tidak nyaman yang perlahan merayap....

life | 11:05 WIB

Penyelenggaraan Piala Paku Alam merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga warisan budaya sekaligus mendorong kemajuan...

life | 14:15 WIB

Kehadiran Aurora Ribero sukses membawa bumbu romansa anak muda yang segar sekaligus penuh dilema emosional....

life | 16:54 WIB

Bukan sekadar tontonan biasa, film ini viral karena berhasil menjelma menjadi pelantang suara bagi setiap anggota keluar...

life | 16:34 WIB

Refleksi Mendalam dari Film "Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan. Siap Tayang 13 mei 2026!...

life | 16:05 WIB