Kpop

Hyunjoo Dinyatakan sebagai Korban Bully, APRIL Dituntut Bubar

Kepolisian sebut tuduhan adik Hyunjoo kepada APRIL terbukti benar.

Dea Dezellynda Madya Ratri

APRIL (Soompi.com)
APRIL (Soompi.com)

Matamata.com - Kasus bully yang dituduhkan kepada member APRIL masih terus bergulir. Hyunjoo yang merupakan mantan member APRIL disebut jadi korban bully.

Adik Hyunjoo yang mengungkap perundungan tersebut dinyatakan tidak bersalah. Kepolisian menegaskan bahwa insiden yang diungkap adik Hyunjoo benar-benar terjadi.

APRIL (Soompi.com)
APRIL (Soompi.com)

Dilansir dari Soompi, pada tanggal 23 Juni, kuasa hukum adik Hyunjoo menegaskan bahwa klien-nya sudah terbebas dari tuduhan DSP Media selaku agensi yang menaungi APRIL. Sang adik tak terbukti melakukan pencemaran nama baik.

Saat kabar ini diunggah di akun IG @panncafe, netizen langsung menghujat habis-habisan grup yang debut di tahun 2015 itu. Banyak yang meminta APRIL untuk bubar.

"Hayolo mau wawancara ama sapa lagi nanti april buat cari pembelaan," tulis netizen. "bubar aja udaaaah, gedeg bgt w," sahut yang lain.

Hyunjoo eks APRIL (Instagram/@hyun.joo_lee)
Hyunjoo eks APRIL (Instagram/@hyun.joo_lee)

Sementara itu, menanggapi kabar adik Hyunjoo yang dinyatakan tidak bersalah, DSP langsung merilis pernyataan. Menurut DSP, APRIL tidak melakukan tindakan bullying.

"Beberapa media saat ini melaporkan bahwa polisi 'mengakui' bahwa anggota APRIL terlibat dalam bullying kelompok, dan karena itu menyatakan adik Lee Hyunjoo 'tidak bersalah'. Namun, ini tidak benar. Tanpa berlebihan, kesimpulan lengkapnya dari penyelidikan menyatakan, '[tergugat] dinyatakan tidak bersalah karena sulit untuk menyimpulkan bahwa ada niat jahat atau kesadaran bahwa konten yang diposting adalah palsu'," kata pihak DSP dilansir dari Allkpop.

"Anggota APRIL tidak pernah mengakui bullying kelompok, dan alasan utama bahwa tergugat dinyatakan tidak bersalah karena fakta bahwa ia tidak menyadari bahwa klaim mereka termasuk informasi palsu. Oleh karena itu, kami meminta Anda untuk menahan diri dari melaporkan informasi tanpa konfirmasi yang tepat," imbuh DSP.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report