Dangdut

Pilih Kegiatan Sosial Ketimbang Politik, Ikke Nurjanah Beberkan Alasannya

Ikke Nurjanah mengikuti kegiatan sosial sudah sejak lima tahun belakangan.

Yoeni Syafitri Sekar Ayoe | Evi Ariska

Ikke Nurjanah. (MataMata.com/Herwanto)
Ikke Nurjanah. (MataMata.com/Herwanto)

Matamata.com - Pedangdut Ikke Nurjanah ternyata disibukkan dengan kegiatan sosial usai lama tak kelihatan di layar kaca. Menjadi sosok yang bermanfaat bagi banyak orang adalah harapan dari pedangdut bersuara emas ini. 

"Belakang soal kesehatan juga lagi gencar ya, jadi aku ada di sanitasi dan di gizi jadi lebih ke aktivitas sosial yang sifatnya sekolah," kata Ikke Nurjanah di Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Senin (7/12/2020).

Ikke Nurjanah. (MataMata.com/Herwanto)
Ikke Nurjanah. (MataMata.com/Herwanto)

"Sebagai penyanyi banyak yang dikasih sama Tuhan, tapi kan di sisi manusia yang lain selain berkarya lewat lagu saya, ada hal lain sebagai manusia yang bisa saya lakukan yang bermanfaat lah," sambungnya lagi.

Pelantun "Terlena" ini mengikuti kegiatan sosial sudah sejak lima tahun belakangan. Tak tanggung-tanggung, ia terjun langsung membantu masyarakat untuk memberikan edukasi tentang sanitasi lingkungan.

"Kegiatan sosial ini ada hal yang membuat saya merasa terpanggil gitu. Apalagi soal sanitasi yang sifatnya kotor-kotor di belakang. Yang saya pribadi punya pengalaman yang nggak asyik soal jamban," ungkapnya.

Ikke Nurjanah. (MataMata.com/Herwanto)
Ikke Nurjanah. (MataMata.com/Herwanto)

Bahkan, perempuan 46 tahun ini ditawari masuk ke dunia politik saking aktifnya dalam kegiatan sosial. Namun dia menolaknya karena ia merasa belum siap dan hanya ingin menghibur serta membantu masyarakat sesuai potensinya.

"Jadi awalnya karena ikut temen dalam proses sanitasi itu, terus punya trauma masa kecil yang Akhirnya pas gabung seneng. Awalnya (ditawarin) mau ke politik atau sosial? Saya memilih kegiatan sosial aja. Jadi semoga disisi lain sebagai penghibur saya bisa bermanfaat," terangnya.

Dari kegiatan sosial itu, pemilik nama asli Hartini Erpi Nurjanah sampai tidak bisa makan saat mengurusi sanitasi. Kekinian dia sudah terbiasa.

"Sebenarnya aku memang jijikan, karena aku sempat ngelihat jamban yang penuh terlihat di depan mata aku. Aku bisa seminggu makan seperlunya aja, karena trauma," ujarnya.

"Tapi menurut aku itu harus dilawan, kalau nggak pasti aku akan jadi orang yang nggak asik kemana-mana. Kan nggak semua tempat bagus (nggak jijik lagi)," pungkas Ikke Nurjanah.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report