Seleb

Positif Covid-19, Fryda Lucyana Sedih Tak Bisa Saksikan Pemakaman Ayah

Bukan hanya Fryda Lucyana saja, sang ibu yang kini sedang sakit juga tak bisa mengantarkan ayahnya ke peristirahatan terakhir.

Tinwarotul Fatonah | Yuliani

Fryda Lucyana. (Instagram/@frydalucyana)
Fryda Lucyana. (Instagram/@frydalucyana)

Matamata.com - Penyanyi senior, Fryda Lucyana sedang berduka. Ayahandanya, H. Fadhly Ilhamy meninggal dunia Kamis (15/7/2021) pukul 13.54 di RSPP Modular Simprug.

Penyanyi yang kini bekerja di Sekretariat Negara itu sedih tak bisa menghadiri pemakamannya di San Diego Hills siang ini. Pelantun 'Rindu' itu tak bisa mengantarkannya ke peristirahatan terakhir karena sedang terpapar Covid-19.

" Tidak ada yang mengantar Papa ke tempat peristirahatannya yang terakhir. Ibu juga tidak bisa karena sakit di rumah, " ujarnya dengan nada sedih ketika dihubungi Jumat (16/7/2021).

Fryda Lucyana. (Instagram/@frydalucyana)
Fryda Lucyana. (Instagram/@frydalucyana)

Fryda mengaku masih dirawat di Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring sejak empat hari lalu karena terpapar Covid-19. Ia menduga terpapar oleh ayahnya yang terpapar Covid-19 dua minggu sebelumnya.

Ayahnya dinyatakan positif usai memeriksa pekerjaannya di daerah Depok. Tak lama usai ayahnya dinyatakan positif, pada 5 Juli Fryda sekeluarga pun  swab dan hasilnya, Fryda, suaminya, ibu, dan pembantunya, negatif.

Namun, setelah swab PCR itu Fryda merasakan gejala pusing yang hebat dan sakit di sekujur badan. Suhu badannya 39 derajat celcius dan kembali lakukan PCR pada 7 Juli ia kembali tes PCR.

Hasilnya tak kunjung keluar, ia memutuskan SWAB PCR di tempat lain pada 10 Juli. Hasil PCR 7 Juli pun terkonfirmasi positif dengan CT 23,07/23,85 dan di hasil kedua, CT nya masih belum membaik.

" Ya, Allah! Ternyata CT saya menurun. Hasil swab kedua CT masih 28,31/26,04," ungkapnya.

Fryda Lucyana. (Instagram/@frydalucyana)
Fryda Lucyana. (Instagram/@frydalucyana)

Fryda tak heran dengan hasilnya yang positif, sebab selama ayahnya menjalani  masa  isolasi mandiri di rumah, Fryda yang fulltime mengurusnya. Ini menjadi kali kedua Fryda terpapar Covid/

"Oktober lalu sempat, tapi yang pertama tidak sekeras gejala yang saya rasakan sekarang. Sekarang sesak nafas berat. Yang pertama,  tidak demikian. Tidak ada sesak nafas. Makanya dulu saya cuma isolasi mandiri di rumah," bebernya.

Fryda pun memohon bantuan fotografer, kameramen atau siapapun untuk membantu merekam prosesi pemakaman ayahnya. Pemakaman ayahnya rencananya akan dilakukan di San Diego Hills yang dimulai pukul 10.30 WIB hari ini.

"Semoga bisa live streaming sekalian, please, saya pengin sekali melihat momen terakhir ayah," pintanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report