Seleb

Sandy Tumiwa Pasrah Belum Dimaafkan Keluarga usai Ibu Meninggal

"Makanya saya harus bisa menerima itu adalah kesalahan saya atau kelalaian saya sendiri," kata Sandy Tumiwa.

Yoeni Syafitri Sekar Ayoe

Sandy Tumiwa menangis usai dirinya bebas di Rutan Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (30/7). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sandy Tumiwa menangis usai dirinya bebas di Rutan Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (30/7). [Suara.com/Alfian Winanto]

Matamata.com - Ibu Sandy Tumiwa, Amalia Nurshanty meninggal dunia pada (15/6/2020) karena sakit. Kepergiannya meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga. Ia sudah lima kali bolak balik rumah sakit.

Saat ibunya meninggal, Sandy Tumiwa saat itu masih menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Salemba atas kasus narkoba yang menjeratnya. Diketahui ibu Sandy sendiri sudah lima kali bolak balik rumah sakit.

Hubungan Sandy Tumiwa dan keluarganya memburuk sejak sang ibu meninggal. Laki-laki 38 tahun ini disebut-sebut sebagai penyebab meninggalnya ibunda tercinta.

Sandy Tumiwa menangis usai dirinya bebas di Rutan Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (30/7). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sandy Tumiwa menangis usai dirinya bebas di Rutan Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (30/7). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sandy sendiri mengakui kesalahannya dan menerima kenyataan jika keluarga masih berat memaafkannya. Dia sadar betul kondisi sang bunda memburuk karena ulahnya memakai narkoba hingga dipenjara. 

"Kalau sama saudara-saudara yang lain ya makanya step by step. Makanya saya harus bisa menerima itu adalah kesalahan saya atau kelalaian saya sendiri," kata Sandy Tumiwa usai dibebaskan dari Rutan Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (30/7/2020).

Kendati begitu, dia akan terus berusaha dan membuktikan penyesalannya kepada keluarga dengan menjadi pribadi yang lebih baik.

"Dan bertahap perlahan saya harus buktikan ke saudara-saudara saya. Saya juga nggak minta applause atau bukti, yang penting saya menjalani saja," ujarnya. [Evi Ariska]

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report