Kapolri Resmikan Jembatan Gantung Merah Putih di Lebak, Bantu Akses Ribuan Warga

Kapolri Resmikan Jembatan Gantung Merah Putih di Lebak, Bantu Akses Ribuan Warga

Elara | MataMata.com
Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:58 WIB
Kapolri Resmikan Jembatan Gantung Merah Putih di Lebak, Bantu Akses Ribuan Warga

Kapolri Resmikan Jembatan Gantung Merah Putih di Lebak, Bantu Akses Ribuan Warga

matamata.com - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan Jembatan Gantung Merah Putih yang menghubungkan Desa Bayah Barat dan Desa Darmasari di Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (13/8/2026). Peresmian yang dipusatkan di Desa Bayah Barat ini digelar secara dalam jaringan (daring).

Dalam sambutannya, Kapolri mengungkapkan bahwa jajaran kepolisian telah merampungkan pembangunan total 874 unit jembatan gantung yang tersebar di wilayah hukum 30 Polda.

"Rampungnya 874 jembatan gantung ini diperkirakan memberi manfaat bagi sekitar 2 juta orang. Infrastruktur ini mempermudah akses transportasi untuk anak sekolah, pekerja, petani, hingga pelaku usaha," ujar Listyo Sigit.

Dari total keseluruhan, Polda Banten menjadi wilayah dengan jumlah pembangunan terbanyak, yakni 145 unit jembatan yang tersebar di 203 desa. Pembangunan tersebut memiliki panjang akumulatif mencapai 3 kilometer dan memberi dampak langsung bagi 500 ribu jiwa.

Selain meresmikan jembatan, Polri juga menyalurkan bantuan sosial berupa 1.500 paket sembako dan 1.000 tas sekolah untuk siswa SD hingga SMP. Tak hanya itu, layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) turut digelar bagi 1.500 warga di Kecamatan Bayah.

"Kami berharap pembangunan jembatan gantung, penyaluran bahan pokok, serta pemeriksaan kesehatan gratis ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tutur Kapolri.

Tokoh masyarakat Banten Selatan, Ahmad Sarip, menyambut baik hadirnya jembatan sepanjang 53 meter dan lebar 1,5 meter tersebut. Menurutnya, akses ini sudah lama didambakan warga untuk menekan biaya transportasi dan mempercepat distribusi hasil bumi seperti pisang dan umbi-umbian ke pusat kecamatan.

"Manfaatnya sangat besar. Selain menopang ekonomi, anak-anak sekolah dan warga yang ingin berobat kini jauh lebih aman melintas, tidak perlu lagi bertaruh keselamatan menggunakan tali eretan," kata Ahmad.

Senada dengan Ahmad, Kepala Desa Bayah Barat, Usup Suhendar, menyampaikan apresiasinya kepada jajaran TNI, Polri, dan pemerintah pusat. Ia mencatat setidaknya 8.000 mobilitas warga melintasi jalur tersebut setiap harinya.

"Kami tentu akan menjaga dan merawat jembatan gantung ini secara swadaya agar manfaat serta kekuatannya bertahan lama," pungkas Usup. (Antara)

Baca Juga: Presiden Prabowo Apresiasi TNI-Polri Bangun Ribuan Jembatan dan Sumber Air Bersih

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Anggota Komisi I DPR menegaskan sinergi TNI dan Polri dalam menjaga keamanan masyarakat harus profesional dan tidak sali...

news | 09:57 WIB

Presiden Prabowo Subianto meresmikan 895 Jembatan Merah Putih Presisi Polri secara virtual. Program ini menghubungkan 1....

news | 08:48 WIB

BWF mengirimkan dokumen aturan integritas terbaru kepada atlet bulu tangkis Indonesia guna mencegah praktik match fixing...

news | 07:15 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tidak ada kebijakan baru terkait pemungutan pajak rumah kontrakan. Simak klarifik...

news | 17:35 WIB

Pemerintah siapkan anggaran Rp4,14 triliun untuk Magang Nasional Angkatan 2 Tahun 2026. Simak jumlah kuota, pendaftar, d...

news | 16:30 WIB