Pemadaman Kebakaran Bromo TNBTS: Mensesneg Siapkan Modifikasi Cuaca dan Instruksi Presiden

Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah pusat mendukung penuh pemadaman kebakaran Bromo TNBTS. Opsi modifikasi cuaca disiapkan di tengah ancaman El Nio.

Elara | MataMata.com
Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:55 WIB
Pemadaman Kebakaran Bromo TNBTS: Mensesneg Siapkan Modifikasi Cuaca dan Instruksi Presiden

Pemadaman Kebakaran Bromo TNBTS: Mensesneg Siapkan Modifikasi Cuaca dan Instruksi Presiden

matamata.com - Pemerintah pusat berkomitmen mendukung penuh percepatan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan jajaran terkait untuk bergerak cepat menanggulangi bencana tersebut.

"Pemerintah pusat mendukung penuh. Apa pun yang dibutuhkan oleh pemerintah daerah, BNPB, Manggala Agni Kementerian Kehutanan, pemerintah provinsi, hingga Balai Taman Nasional di Bromo, kita dukung penuh," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Sebagai langkah konkret, pemerintah telah menyiapkan skema Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu pemadaman jalur udara. Namun, pengerahan rekayasa cuaca ini masih bergantung pada dinamika kondisi atmosfer di wilayah Bromo.

"Desainnya semua sudah kita siapkan. Tetapi secara teknis, berdasarkan penjelasan Kepala BMKG, tidak selalu didapati kondisi atmosfer yang memungkinkan OMC untuk menghasilkan hujan," jelas Prasetyo.

Selain upaya pemadaman, Prasetyo mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang memicu percikan api. Apalagi, kondisi cuaca saat ini sangat kering terimbas fenomena El Niño. Ia juga mengingatkan kembali insiden kelalaian pada 2023 lalu di mana penggunaan suar (flare) saat sesi foto prapernikahan di Bukit Teletubbies memicu kebakaran hebat.

"Kami berulang kali menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat untuk mawas diri. Hindari hal-hal yang dapat memicu kebakaran sebagaimana kasus pre-wedding di Bromo beberapa tahun lalu. Mari kita jaga bersama karena El Niño cukup kuat dan cuaca sangat kering," tegasnya.

Berdasarkan data tim penanganan per Selasa (11/8/2026), luas area penanganan karhutla di kawasan TNBTS telah mencapai sekitar 899,35 hektare. Hingga saat ini, tim gabungan masih terus melakukan operasi pemadaman darat dan udara (water bombing). (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebut ulama sebagai lentera dan kompas bangsa saat menghadiri Ngaji Kebangsaan ber...

news | 13:12 WIB

Perum Bulog menjamin pasokan Minyakita seharga Rp15.700 per liter tetap aman dan diprioritaskan untuk pasar-pasar SP2KP....

news | 13:08 WIB

Film "People Pleaser" yang dibintangi Mawar De Jongh siap tayang 19 November 2026. Angkat cerita humor dan haru tentang ...

news | 10:15 WIB

Pelatih Singapura Gavin Lee mengakui keunggulan Timnas Indonesia usai kalah 0-2 di FIFA ASEAN Cup 2026. Simak evaluasi p...

news | 09:15 WIB

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menegaskan tidak ada perbedaan pemain lokal dan diaspora usai laga melawan Singapu...

news | 08:15 WIB